Home Breaking News Personil Satgas Batalyon Infantri Yonif 410 Alugoro, Kembali Bertugas Jaga Perbatasan NKRI

Personil Satgas Batalyon Infantri Yonif 410 Alugoro, Kembali Bertugas Jaga Perbatasan NKRI

373
0
SHARE
Batalyon Infantri Yonif 410 Alugoro
Batalyon Infantri Yonif 410 Alugoro

Blora, sekat.co – Batalyon Infantri Yonif 410  Blora resmi melepas keberangkatan 450 prajurit terbaiknya guna diberangkatkan untuk menjalankan misi pengamanan daerah teritorial perbatasan antara Indonesia – Papua Nugini pada jum’at (21/04/17).

Upacara pelepasan tersebut berlangsung di lapangan apel Yonif 410 Alugoro Blora tepat jam 08.00 WIB, dalam kesempatan kali ini tampak hadir Wakil Bupati Blora Arif Rohman, serta Kapolres Blora AKBP Surisman mengikuti jalan nya apel pelepasan anggota personil yang hendak diberangkatkan ke Papua esok harinya.

Batalyon Infantri Yonif 410 Alugoro
Batalyon Infantri Yonif 410 Alugoro

Letkol Inf Heri Amrullah selaku Komadan Yonif 410 mengatakan, Satgas ini membawa misi untuk menjaga kondisi keamanan serta kondisi sosial di perbatasan Republik Indonesia – Papua Nugini. Dan diharapkan Para prajurit yang bertugas di sana harus bisa mawas diri serta bisa membawa manfaat yang baik bagi masyarakat di sekitarnya.

“Yang perlu diingat adalah, jaga daerah perbatasan sebaik mungkin, redam konflik yang akan terjadi serta berikan contoh dan tauladan yang baik untuk masyarakat di sana,” ucapnya.

Letkol Heri juga menambahkan, 450 prajurit ini nantinya akan diberangkatkan ke Papua melalui jalur laut dengan menggunakan kapal dari pelabuhan Tanjung Emas Semarang pada (22/04/17). Setibanya mereka di Papua mereka akan langsung disebar di 16 posisi di sepanjang Kabupaten Merauke dan Kabupaten Boven Digoel.

“Para personel Satgas diberangkatkan besok (22/04/17), melalui jalur laut dari pelabuhan Tanjung Perak Semarang, rencananya para personel akan pergi bertugas menjaga perbatasan di Papua selama 9 sampai 10 bulan mendatang,” tuturnya.

Heri Amrullah turut menghimbau kepada seluruh personil yang bertugas, meskipun mereka bertugas di daerah rawan bentrok dengan kelompok separatis bersenjata di Papua, seluruh prajurit Batalyon 410 Alugoro diharapkan bisa lebih menahan diri ketika bertugas di perbatasan nantinya, setiap peluru yang digunakan selama misi harus dipertanggung jawabkan nantinya.

“Meski bertugas di wilayah rawan konflik, akan tetapi satu peluru pun harus mereka pertanggungjawabkan penggunaannya. Selamat bertugas dan jaga daerah perbatasan sebaik mungkin,” tandasnya. (Ari Prayudhanto/TN)