Home Hukum & Kriminal Inovasi Rutan Blora di HUT Ke-53 Pemasyarakatan

Inovasi Rutan Blora di HUT Ke-53 Pemasyarakatan

297
0
SHARE

Blora, sekat.co – Dalam rangka menyambut HUT Pemasyarakatan yang Ke-53 yang jatuh pada tanggal (27/04/17) mendatang, Rutan Kelas IIB Blora menggelar acara khataman Al-Quran di Masjid At-Taubah komplek Rutan Blora, Kamis (20/04/17).

Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 200 warga binaan yang beragama muslim tersebut dimulai dari jam 08.00 WIB, sampai dengan jam 15.00 WIB, dan berjalan selama 6 hari berturut-turut sejak dari tanggal (20/04/17), sampai dengan tanggal (26/04/17).

Kegiatan HUT Ke-53 Pemasyarakatan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Rutan dan Lapas di Indonesia tersebut tampak dihadiri oleh Wakil Bupati Blora Arif Rochman, Kepala Kementrian Agama Kab. Blora Nuril Anwar, serta Hakim Pengawas dari Pengadilan Negeri Blora Morindra Kresna.

Dalam kesempatan kali ini, Kalapas Yogha Aditya Ruswanto menyampaikan gagasannya untuk menjadikan Rutan Blora ini menjadi seperti Pondok Pesantren.

“Nantinya para warga binaan seperti selayaknya santri yang sedang belajar di pesantren,” ucapnya.

Yhoga sapaan akrabnya juga mengatakan, rencananya kegiatan tersebut akan dilaksanakan dari hari Senin sampai Kamis, para warga binaan akan kita bekali ilmu Pendidikan Agama.

Untuk pelaksanaan nya sendiri akan dibuat beberapa kelas sesuai dengan kemampuan para warga binaan dalam memahami ilmu Agama. Sedangkan hari Jum’at sampai Minggu akan diisi kegiatan rutin seperti biasanya, mulai dari pembekalan ketrampilan serta olahraga.

“Jika tidak ada aral melintang keinginan untuk menjadikan Rutan seperti Ponpes ini akan kita mulai sebelum bulan Ramadhan tiba, dengan menggandeng institusi terkait seperti Pemkab dan Kemenag, semoga semakin memperingan langkah kita semua untuk mewujudkan Ponpes yang kita cita-citakan,” katanya.

Di HUT kali ini Yhoga juga menegaskan, pihak Rutan akan terus meningkatkan pelayanan, sesuai dengan tema HUT ke-53 Pemasyarakatan yaitu Kami Kerja Pasti Bersih Melayani.

“Kita selalu meningkat pelayanan prima dan tanpa pamrih, atau bersih tanpa mengharapkan imbalan dan sebagainya,” tandasnya. (Ari Prayudhanto/TN)