Home Hukum & Kriminal Petugas Gabungan Berhasil Meringkus Pelaku Pencurian Kayu Di Kec. Jati

Petugas Gabungan Berhasil Meringkus Pelaku Pencurian Kayu Di Kec. Jati

353
0
SHARE

Blora, sekat.co – Jajaran Polsek Jati Polres Blora bekerjasama dengan Polisi Hutan (Polhut) KPH Randublatung, semakin gencar memerangi illegal loging diwilayah hukumnya. Terbukti telah dilakukan penangkapan terhadap pelaku illegal loging pada selasa (24/04/17) lalu.

Adalah Pandu Dwi Setiawan (25), yang beralamat Dk. Kemadoh RT.01/RW.04 Ds. Jegong Kec. Jati Kab. Blora. Tidak tanggung-tanggung Pandu telah terbukti tertangkap tangan membawa 157 lembar kayu jati olahan bentuk papan dengan berbagai ukuran tidak dilengkapi surat atau dokumen resmi di wilayah jalan hutan petak 84 RPH Kemadoh, BKPH Pucung KPH Randublatung Selasa (24/04/17) jam 15.00 WIB.

Kapolsek Jati mengatakan, penangkapan itu berdasarkan informasi masyarakat akan banyaknya truk yang mengangkut kayu jati olahan dari dalam hutan. Saat dilakukan penyelidikan di lapangan ternyata benar, polisi bersama polhut berhasil mengamankan truk bermuatan kayu jati olahan dan menangkap tersangka sekaligus sopir dari truk tersebut.

“Kami tanya dari sopir truk tersebut terkait kelengkapan surat menyurat atau dokumen kayu tersebut tersangka hanya terdiam dan tidak bisa menunjukkan apa yang diminta polisi,” kata AKP Sugito, dikutip dari laman Polres Blora (26/04/2017).

Insert : Foto Tersangka Pandu Dwi Setiyawan (25), ketika diinterogasi petugas.

Dari tangan tersangka Polisi berhasil menyita 1 unit kbm truk Mitsubishi dan 157 lembar kayu jati olahan bentuk papan dengan berbagai ukuran tanpa dilengkapi atau dokumen yang sah.

“Kami akan terus melakukan penyelidikan dan pengembangan di lapangan terkait kejadian ini. Kita tidak akan tebang pilih-pilih, siapapun juga bila terbukti benar terlibat dalam jaringan perdagangan kayu ilegal ini akan kita tindak dengan tegas,” ungkap Sugito.

Sementara tersangka yang sekaligus menjadi sopir itu diduga melakukan tindak pidana illegal loging sebagai mana diatur dalam pasal 83 ayat (1) huruf b Sub Pasal 83 Ayat (2) huruf b jo Pasal 12 huruf e UU RI No 18 Tahun 2013 Tentang “Pencegahan, Pemberantasan dan Perusakan Hutan (P3H),” tegas AKP Sugito. (Ari Prayudhanto/TN)