Home Hukum Polisi Berhasil Bekuk Satu Lagi Pengedar Kupon Judi Togel di Blora

Polisi Berhasil Bekuk Satu Lagi Pengedar Kupon Judi Togel di Blora

367
0
SHARE

Blora, sekat.co – Lagi-lagi belum ada sepekan Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Blora kembali berhasil meringkus seorang pelaku judi togel atau toto gelap di warung kopi milik tersangka Muhammad Hadi Yuwono (34) yang terletak di Jl. Mr. Iskandar, Kelurahan Mlangsen, Kec. Kota Blora, Kab. Blora, Jumat (05/05/17) kemarin, jam 19.00 WIB.

Kasatreskrim Polres Blora AKP Heri Dwi mengungkapkan, tersangka penjual kupon togel ditangkap di warung kopi miliknya sendiri Jl. Mr. Iskandar, Kelurahan Mlangsen, Kec. Kota Blora, pada Jumat (05/05/17), sedang tersangka Muhammad Hadi Yuwono (34) sendiri merupakan warga Jl. Cendana No. 38 Kecamatan Kota Blora.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan 1 buah smartphone Tab merk Mito, satu handphone merk Evercross, satu lembar kertas rekapan tulisan angka, dan uang tunai Rp. 51.000,- hasil penjualan kupon togel saat itu, ungkap AKP Heri.

“Uang totoan itu memang kecil nilainya, tetapi jika saja penangkapan itu terjadi saat seluruh kupon sudah laku, nilainya akan besar,” ungkap AKP Heri dikutip dari laman Polres Blora (06/05/17) siang tadi.

Kasatreskrim mengakui kesulitan memberantas judi togel secara massif. Hal itu dikarenakan para pelaku perjudian togel lebih proteksi pada aksinya. Apalagi pengedar kupon judi tidak melayani para pembeli di tempat yang menetap, tetapi berpindah-pindah, layaknya mereka yang menawarkan barang dari pintu ke pintu.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari laporan atau informasi dari masyarakat, peran aktif masyarakat dalam memerangi perjudian di Kab. Blora, sangat penting buat kami para petugas,” katanya.

Sehari sebelumnya, tanggal 04 Mei 2017, aparat Satreskrim Polres Blora menangkap seorang penjual kupon togel juga, yakni warga Desa Andongrejo Kec. Kota Blora di sebuah warung yang sedang melayani pembeli.

Tersangka Muhammad Hadi Yuwono kini harus mendekam di balik jeruji besi Polres Blora karena melanggar pasal 303 KUHP tetang Perjudian, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. (Ari Prayudhanto/TN)