Home Breaking News Gerah ! Dindagkop Blora Angkat Suara

Gerah ! Dindagkop Blora Angkat Suara

1649
0
SHARE
Ir. Maskur Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop) Kab. Blora (Eko Arifianto/ sekat.co)

Blora, sekat.co – Serangkaian pernyataan yang keluar dari Ahmad Adirin tukang reparasi lampu warga Ds. Pelem Jepon RT. 01 RW. 07 Kec. Jepon, Kab. Blora, pada akhirnya Ir. Maskur selaku Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop) Kab. Blora, angkat suara.

Maskur menuturkan, memang pada awalnya dulu Ahmad Adirin pernah mendaftarkan diri sebagai calon penghuni ruko di Blok S, akan tetapi mendaftarnya bukan kepada pegawai yang bertugas menangani bagian pendaftaran ruko Blok S Seso. Akan tetapi mendaftarnya melalui salah satu staf Dindagkop Kab. Blora.

“Katanya dulu Adirin sudah mendaftar, tetapi melalui staf saya. Jadi saya juga bingung ketika tiba-tiba Adirin datang dan menanyakan kenapa dia tidak mendapatkan kunci ruko, pasalnya pada saat pengundian kunci ruko Blok S oleh Bupati Blora namanya tidak masuk dalam daftar calon penghuni Ruko Blok S,” terang Maskur.

Maskur lalu menambahkan, setelah kejadian tersebut Adirin selalu berusaha mencari saya untuk meminta kejelasan mengenai perihal tersebut. Hingga pada akhirnya oleh kami pihak Dindagkop mengundang Adirin guna menawarkan kepadanya mendaftar untuk yang ke dua kalinya.

“Saya mencoba memberikan solusi kepadanya, toh kalau memang rezekinya pasti dapat kok,” terang Maskur.

Maskur juga menceritakan, ketika melihat Adirin rasa simpatik kami selaku pihak Dindagkop begitu besar. Sudah orangnya masih muda dan punya semangat juang yang tinggi. Akan tetapi rasa simpatik itu perlahan-lahan memudar ketika melihat Adirin menyikapi permasalahan ini dengan kurang bijaksana.

“Saya sudah tawarkan solusi, dengan bersabar dan menunggu jikalau nanti memang ada salah satu penghuni kios Blok S yang membandel dan tidak sesuai dengan prosedur, ya terpaksa kunci itu akan kami tarik dan kami akan pertimbangkan untuk Adirin,” jelasnya.

Lalu Maskur kembali menambahkan, dari solusi yang kami tawarkan itulah oleh Adirin pihak Dinas sudah dianggap memberikan sebuah janji kepadanya.

“Kan ya kurang tepat lah ketika kami mencoba memberikan solusi, lha kok malah saya dikira memberikan janji kepada Adirin,” sesal Maskur.

Maskur juga membenarkan perihal pernyataan dari Adirin yang pernah datang dan sempat sedikit terjadi kesalahpahaman antara pihak Dindagkop dengan yang bersangkutan.

“Benar mas, siapa yang tidak kesal. Terus terang dulu saya marah-marah kepadanya. Persoalan begini kan seharusnya tidak perlu melebar kemana-mana, tidak perlu lah bawa-bawa pihak yang lain. Siapa yang tidak jengkel, terus terang saya jengkel sekali, mas! Semisal dinamakan pasal ya pasalnya pasal gregeten (jengkel),” kata Maskur sambil berkelakar kepada Tim Redaksi sekat.co pada (12/05/17) siang kemarin.

Sedangkan untuk persoalan regulasi para penghuni ruko Blok S yang tidak sesuai dengan ketentuan yang telah diberlakukan oleh Pemkab, Maskur sendiri mengaku mengeluh. Dikarenakan memang para penghuni ruko Blok S sebagian masih ada yang membandel dengan tidak mentaati peraturan yang sudah ditetapkan.

“Bahkan saya kemarin baru saja diajak berantem sama para pedagang yang membandel, ketika kunci ruko berusaha kita tarik kembali,” ungkapnya.

Maskur juga mengeluhkan, bagaimana cara yang tepat untuk mendisiplinkan para penghuni ruko yang memang tidak sesuai dengan komitmen yang sudah ditetapkan oleh Pemkab.

“Kita sudah berikan mereka surat peringatan, bahkan sudah sampai ke surat pernyataan di atas materai, akan tetapi ya itu tadi mereka tetap menolak menyerahkan kunci ruko,” tukasnya.

Lalu Maskur juga menambahkan, “Tolonglah mas, siapa tau teman-teman Redaksi sekatcos ada solusi atau masukan untuk kami selaku pihak Dinas tentang jalan keluar persoalan penarikan kunci ini,” imbuhnya.

Maskur berharap, untuk ke depannya ketika ada persoalan seperti ini lagi baiknya diselesaikan secara personal saja. Dalam artian tidak sampai melebar ke mana-mana.

“Ke depannya jika terjadi persoalan seperti ini, langsung saja kita selesaikan secara pribadi. Insya Allah kami pihak dinas pasti bisa memberikan solusi,” pungkasnya.(TN)