Home Hukum Ramadhan : Cafe Karaoke Serta Tempat Kos di Blora, Dirazia Petugas Gabungan

Ramadhan : Cafe Karaoke Serta Tempat Kos di Blora, Dirazia Petugas Gabungan

542
0
SHARE

Blora, sekat.co – Dalam rangka Operasi Cipta Kondisi menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, sejumlah lokasi kos-kosan, perhotelan serta tempat hiburan malam dirazia oleh aparat gabungan yang terdiri dari Polres Blora dan Satpol PP Kab. Blora pada (26/06) kemarin.

Operasi yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Blora, Kompol I Gede Arda, dimulai dengan menyisir wilayah perkotaan. Seperti di tempat Kos Puri Nabila yang terletak di Jl. Nusantara Jetis, Blora. Kemudian tidak luput tiga cafe karaoke yang ada di Kota Blora, mulai Cafe Karaoke Beat yang terletak di Jl. Gunung Lawu, Tempelan Blora, Cafe Waru Kembar juga di Jl. Gunung Lawu, serta Cafe Black Box yang terletak dikomplek GOR Mustika Blora.

“Jelang bulan Ramadan situasi kamtibmas yang kondusif harus benar-benar terwujud, termasuk tempat hiburan malam juga harus tutup untuk menghormati bulan suci ramadhan, saling menjaga dan toleran,” kata Kabag Ops, Kompol I Gede Arda. Dikutip dari laman Polres Blora.

Kabag Ops mengatakan, razia tersebut dilakukan untuk menciptakan suasana kondusif menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan. Dalam operasi kali ini, terdapat 8 orang pemandu karaoke (PK) yang kedapatan akan beroprasi di cafe Waru Kembar.

“Kami tetap melakukan pendataan serta himbauan kepada mereka, pada saat Ramadhan nantinya, aktifitas semacam ini berhenti total,” ungkap I Gede Arda.

I Gede Arda juga menambahkan, tidak hanya kepada pemandu karaokenya saja, pemiliknya pun juga kita periksa, apakah mereka para pengusaha hiburan tersebut memiliki dokumen resmi atau tidak.

I Gede Arda menyatakan, mengacu pada Pasal 44 ayat (4) Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan bahwa setiap usaha Karaoke dilarang beroperasional pada bulan Ramadhan.

“Jika mereka para pengusaha serta pengelola hiburan karaoke tersebut masih tetap nekat beroprasi selama bulan Ramadhan, maka kami tidak segan untuk menindak mereka dengan tegas.” Pungkasnya.(TN)