Home Hukum Operasi Ramadniya, Laka Lantas di Blora Turun Signifikan

Operasi Ramadniya, Laka Lantas di Blora Turun Signifikan

305
0
SHARE

Blora, sekat.co – Angka kecelakaan pada operasi Ramadniya 2017 di wilayah hukum Polres Blora mengalami penurunan signifikan jika dibandingkan dengan tahun lalu. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun redaksi, terdapat 15 kasus kejadian laka lantas. Jika dibandingkan dengan tahun 2016 yang mencapai angka 28 kasus kejadian laka lantas, artinya terdapat 13 penurunan kasus selama operasi Ramadniya 2017 ini digelar.

Kasatlantas Polres Blora AKP Febriyani Aer menyatakan, tentunya hal tersebut tidak terlepas dari peran serta aktif masyarakat yang sadar akan keselamatan berlalulintas serta kerja keras para personel yang bertugas dilapangan untuk selalu senantiasa mengingatkan bagi para pengendara yang hendak melintas.

“Ketika kita berbicara tentang berkendara, prioritas utama bagi kami selaku petugas tetaplah keselamatan para pengendara. Disini kami selaku petugas dilapangan tak akan pernah jenuh ya, untuk selalu mengingatkan akan perihal tersebut kepada seluruh masyarakat utamanya para pengendara,” kata AKP Febriyani.

AKP Febriyani kembali mengatakan, dengan adanya penindakan oleh petugas dilapangan, masyarakat diharapkan untuk jangan pernah mempunyai pemikiran yang negatif. Dalam hal ini setidaknya petugas telah berusaha mencegah serta mengingatkan kepada masyarakat tentang arti pentingnya keselamatan dalam berkendara.

“Harapan kami sebenarnya dengan adanya penindakan oleh petugas dilapangan, setidaknya mampu menjadi rambu-rambu hidup bagi para pengendara. Karena faktor utama laka lantas yang terjadi rata-rata disebabkan karena kelalaian para pengendara itu sendiri,” ungkapnya.

Febriyani juga menambahkan bahwa untuk korban luka berat (LB) naik dari 2 kasus menjadi 4 kasus, sedangkan luka ringan (LR) hanya ada 21 kasus, atau turun 34 kasus dari tahun 2016 yang mencapai 55 orang mengalami LR. Dari kejadian itu kerugian material yang dialami sekitar Rp. 8,7 juta.

“Rata-rata angka kecelakaan terjadi banyak melibatkan kendaraan roda dua, dengan adanya kejadian tersebut kami harapkan agar kesadaran untuk patuh berlalu lintas terus ditingkatkan, sehingga akan membuat rasa aman bagi diri sendiri serta orang lain,” pungkasnya.