Home Hukum & Kriminal Sedang Asik Banting Kartu Gaple, 3 Orang Digelandang Polisi

Sedang Asik Banting Kartu Gaple, 3 Orang Digelandang Polisi

391
0
SHARE

Blora, sekat.co – Sebanyak tiga orang pelaku judi kartu domino berhasil digiring Unit Resmob Polres Blora pada Sabtu (15/07) kemarin.

Ke tiganya adalah Sarji (36) warga Dk. Ampel, Ds. Sambiroto, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Mardi (40) warga Jetis, Ds. Ngarap-Arap, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan dan Setyobudiono, (44), warga Ds. Wonoboyo, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan.

Kasat Reskrim Polres Blora AKP Heri Dwi menyatakan, ke tiga orang tersebut terpaksa harus berurusan dengan pihak yang berwajib lantaran kedapatan sedang asik banting kartu domino di rumah Miko, yang beralamat di Ds. Sambiroto, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora pada Sabtu (15/07) pukul 13.30 WIB kemarin.

“Benar, ke tiganya berhasil kami tangkap saat sedang asik bermain judi kemarin siang di rumah Miko,” ungkap Heri Dwi, Minggu (16/07).

Heri kembali menambahkan, dari hasil penangkapan tersebut polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti sejumlah uang tunai Rp. 1.500.000,- (Satu juta lima ratus ribu rupiah dan 1(satu) set kartu merk Domino Jitak isi 28 lembar.

Heri juga menyatakan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari peran serta masyarakat yang terlibat aktif memberikan informasi kepada petugas kepolisian terhadap aktifitas yang mencurigakan di wilayah tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi atas informasi yang masuk dari masyarakat sekitar. Atas informasi tersebut, bagi kami pihak kepolisian sangat membantu sekali dalam pengungkapan kasus perjudian ini,” ujarnya.

Heri juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, jika menemui kejadian serta tindakan kriminalitas ataupun gangguan Kamtibmas yang lainnya, jangan segan untuk segera melaporkan kepada pihak Kepolisian.

“Partisipasi dari masyarakat sangat berarti sekali bagi kami para penegak hukum, oleh karenanya jangan takut ataupun ragu untuk melaporkan kepada polisi. Ayo kita berantas tindakan kriminalitas di wilayah Kab. Blora bersama-sama,” tandasnya.

Akibat perbuatannya, ke tiga pelaku kini harus mendekam di rutan Polres Blora. Mereka terancam dijerat Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.(Ari Prayudhanto/ TN)