Home Hukum & Kriminal DPO Polisi Gadungan Berhasil Dilumpuhkan Satreskrim Polres Blora

DPO Polisi Gadungan Berhasil Dilumpuhkan Satreskrim Polres Blora

265
0
SHARE

Blora, sekat.co – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora, kembali berhasil melumpuhkan satu dari lima DPO pelaku tindak pidana pencurian disertai pemerasan (Curas) yang terjadi pada 2014 silam.

Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Heri Dwi mengatakan, tindakan curas tersebut menimpa korban Sutrisno (20) dan Sri Dewi Astuti (19), tepatnya di pertengahan sawah Dk. Andongrejo, Ds. Bangsri, Kec. Jepon, Kabupaten Blora pada Minggu, (22/6/2014) silam.

AKP Heri Dwi juga mengungkapkan, adalah tersangka Budiyanto (41), warga Ds. Karanganyar, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, tersebut berhasil dilumpuhkan Tim Resmob Polres Blora di rumah temannya pada Rabu, (16/8) pagi tadi.

“Satu dari kelima tersangka yang menjadi DPO telah berhasil kami tangkap di rumah temannya yang beralamat di Desa Singget, Kec. Kedewan, Kab. Bojonegoro, Jawa Timur,” ungkap Kasat Reskrim Polres Blora kepada redaksi sekat.co Rabu, (16/8).

Dia kembali menuturkan, modus dari para tersangka memperdaya korban dengan cara menyamar menjadi anggota polisi gadungan. Oleh tersangka, korban di perdaya dengan cara dituduh sebagai salah satu sindikat pengedar narkoba.

“Para tersangka beraksi dengan cara menghadang korban menggunakan mobil R4 Toyota Avanza. Kemudian tersangka Budiyanto menodongkan senjata api dan mengatakan,”Jangan bergerak ayo ikut saya, kamu sering menggunakan dan mengedarkan narkoba,” kata AKP Heri sembari menirukan ucapan tersangka.

Heri lebih lanjut menjelaskan, karena takut korban kemudian naik ke atas kendaraan milik tersangka. Kedua korban kemudian di sekap di dalam mobil dalam kondisi mata dan mulut ditutupi lak ban, sedangkan kedua tangan di ikat menggunakan tampar.

“Didalam mobil itulah para tersangka melancarkan aksinya dengan menggasak handphone, dompet serta perhiasan milik korban perempuan tersebut,” ujarnya.

Heri juga menambahkan, setelah berhasil memperdaya dengan merampas sepeda motor serta barang berharga, kemudian korban diturunkan dan ditinggal di tengah hutan di wilayah bulu Rembang.

“Dari tangan tersangka, Polisi berhasil menyita 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion warna merah, 1 unit KR4 Avanza warna silver (dalam kondisi rusak), serta lak ban warna coklat,” tukasnya.

AKP Heri Dwi kembali menegaskan, bahwa ke 4 tersangka lainnya masih dalam tahap DPO, dan masih dalam pengejaran Tim Resmob Polres Blora.

“Dalam kasus ini, tersangka dapat dijerat dengan melanggar pasal 365 ayat 1 dan ayat 2 ke-2 KUHP, tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” pungkasnya. (Ari Prayudhanto/ TN).