Home Hukum & Kriminal 10 Orang Sindikat Pelaku Curanmor, Berhasil Diringkus Satreskrim Polres Blora

10 Orang Sindikat Pelaku Curanmor, Berhasil Diringkus Satreskrim Polres Blora

403
0
SHARE

Blora, sekat.co – Polres Blora dalam Operasi “ Kejahatan Kendaraan” (Jaran Candi) 2017 ini, berhasil meringkus 10 orang pelaku Curanmor berikut dengan barang bukti berupa 10 unit motor.

Kapolres Blora AKBP. Saptono, S.I.K, M.H., memimpin langsung pelaksanaan Press Release Kasus Curanmor dalam Operasi yang diberi nama “Jaran Candi Tahun 2017” di Halaman Sat Reskrim Polres Blora, Selasa, (22/08) pukul 10.00 WIB.

“Sampai saat ini masing-masing pelaku masih terus dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik untuk dikembangkan sampai mendapatkan hasil yang maksimal,” ujar Kapolres Blora.

Dalam kesempatan tersebut AKBP Saptono, menjelaskan, kesepuluh orang tersangka Ini merupakan hasil tangkapan dari Operasi Jaran Candi 2017. Yang mana, giat ini difokuskan untuk mengungkap, menangkap dan melakukan pengejaran terhadap pelaku curanmor di wilayah Kabupaten Blora.

“Bahwa dari 10 orang yang diamankan, semuanya telah ditetapkan sebagai tersangka dan masih dalam proses penyelidikan. Operasi Jaran Candi 2017 ini merupakan operasi kewilayahan yang dilaksanakan dari tanggal 27 Juli hingga 15 Agustus 2017,” Jelas AKBP Saptono.

Lebih lanjut Saptono juga menuturkan, berdasarkan pengakuan para tersangka, mereka menggasak kendaraan dengan cara merusak kunci kontak dengan peralatan kunci palsu atau kunci T manual.

“Para pelaku merusak kunci motor dengan menggunakan besi segi enam yang dipipihkan ujungnya dengan dibantu satu buah kunci pas 8 untuk memperkuat pegangan, cara kerjanya tidak jauh beda dengan kunci leter T yaitu membuka kunci kontak secara paksa,” ungkap Saptono.

Dijelaskanya, para tersangka sendiri mengaku bahwa tindak kejahatan yang mereka lakukan didasari atas himpitan ekonomi, dan ada juga yang terlilit hutang. Rencananya setelah berhasil mencuri motor, motor tersebut akan langsung dijual untuk menutupi biaya hidup.

Dari hasil pengakuan salah satu tersangka, modus pencurian yang mereka lakukan menggunakan alat bantu semacam kunci T dengan cara merusak kunci kontak kendaraan. “Tidak memerlukan waktu lama pak, dengan menggunakan kunci mirip dengan kunci T ini, dengan mudah bisa membuka kunci kontak kendaraan,” tambah Kasat Reskrim AKP Hery Dwi Utomo.

Para tersangka yang kini dalam proses penyidikan mencuri di berbagai lokasi di wilayah hukum Polres Blora, baik di wilayah perkotaan maupun di wilayah pinggiran. Tempat yang jadi sasaran pelaku di antaranya adalah tempat parkir, di dalam rumah, garasi, dan tepi jalan.

Selama Ops Jaran Candi 2017 Polres Blora selain mengamankan pelaku curanmor dan barang bukti, juga mengamankan Ranmor R4 bodong jenis APV tanpa dilengkapi surat-surat syah. Kapolres menambahkan dengan maraknya pencurian sepeda motor kita lakukan tindakan Preventif dan Represif.

Tindakan Preventif dilakukan dari tingkat Polres dan Polsek dengan meningkatkan patroli. Sementara itu tindakan Represif yaitu dengan menegakan hukum terhadap pelaku curanmor.

“Untuk tersangka kita kenakan pasal 363 KUH Pidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 sampai 15 tahun penjara.” Tegas AKBP Saptono. (Ari Prayudhanto/ TN).