Home Sastra Silence Words

Silence Words

216
0
SHARE
https://theconsciousprocess.files.wordpress.com/2013/01/enjoy_the_silence.jpg

Akhir akhir ini kamu mulai jarang bicara.

Banyak kata yang awalnya menjadi kalimat indah,

kini hanya separuh nyawa.

Meski kata kata itu selalu hidup,

namun aku takut, akan menjadi gumpalan dalam aliran darahmu,

jadi ketika keluar nanti, tak akan tersusun rapi.

Bagai ledakan bom Hirosima, yang entah berapa kali.

Tensi tinggi.

 

Kata kata ku pun kini berubah menjadi putri malu,

yang selalu menutup dan menjadi layu, dengan sapaan.

berubah menjadi pendiam.

 

Aku sepenuhnya benci dengan kata kata yang panjang,

dan tak sepenuhnya menyukai kata kata yang berubah menjadi sunyi.

apalagi harus memendam berjuta kata,

karena ruang akan menjadi sesak,

nafas pun menjadi berat.

 

Sajak yang ingin ku kirim padamu,

berubah menjadi bait bait yang kosong,

kalimat yang penuh berlarian bersembunyi di balik kertas,

enggan untuk terlihat.

 

Adakah pemungut kata kata yang akan rela menyimpan, dan menatanya dengan baik?

Kelak ketika aku mengambilnya kembali

tetap akan tersusun dengan rapi.

 

(Magani Kinanthi)