Home Peristiwa Lalai, Dua Rumah di Kediren Dilalap Si Jago Merah

Lalai, Dua Rumah di Kediren Dilalap Si Jago Merah

252
0
SHARE

Blora, sekat.co – Kebakaran kali ini bisa menjadi peringatan sekaligus pelajaran bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika meninggalkan rumah. Hanya karena lalai atau lupa mematikan api bakaran sampah, dua rumah habis dilalap si jago merah.

Peristiwa kebakaran hebat yang telah menghabiskan dua rumah sekaligus milik Lasito (48) dan Kasdi (48) terjadi di Dukuh Ploso Kulon, Desa Kediren, Kecamatan Randublatung, Blora, terjadi pada Selasa (19/9), sore kemarin.

Kapolsek Randublatung AKP Selamet Riyanto, S.H, mengatakan, kejadian bermula ketika Ayu Pamungkas, (24) anak Lasito, membakar tumpukan sampah dan sekumpulan daun kering yang berada di belakang rumahnya. Lalu kemudian, oleh Ayu Pamungkas, tumpukan sampah yang sudah nyala terbakar itu di tinggal pergi oleh Ayu Pamungkas, karena saat itu hendak memandikan anaknya di kamar mandi.

“Jadi, dugaan sementara terjadinya peristiwa kebakaran di rumah korban Lasito dan Kasdi adalah seperti itu,” kata AKP Selamet Riyanto, Rabu (20/9).

Lanjut kata dia, diduga saat itu angin berhembus begitu kencang, sehingga menyebabkan nyala api begitu cepat menjalar ke rumah dua korban, yang letaknya saling berdekatan tersebut. Lasito merasa curiga dengan adanya asap yang membumbung tinggi dari belakang rumahnya tersebut, lantas langsung mengeceknya.

Ditambahkannya, melihat kobaran api yang sudah membumbung tinggi dan sudah membakar dinding rumahnya, korban Lasito lalu berteriak meminta tolong, kepada para warga sekitar untuk membantu memadamkan api yang terlihat semakin membesar.

“Warga yang mendengar teriakan dari korban Lasito, segera berhamburan keluar rumah dan membantu korban menggunakan alat seadanya untuk memadamkan api,” tukasnya.

Dia kembali mengatakan, bahan material rumah yang terdiri dari kayu dan anyaman bambu tampaknya membuat api menjalar begitu cepat, sehingga usaha dari puluhan warga guna memadamkan api pupus sudah manakala api tidak bisa dipadamkan.

“Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, untuk kerugian yang dialami kedua korban ditaksir mencapai 270 juta rupiah,” pungkasnya.(A-7/ TN).