Home Hukum & Kriminal Sedang Asik Jadi Bandar Judi Rolet, 3 Pemuda Digiring Polisi

Sedang Asik Jadi Bandar Judi Rolet, 3 Pemuda Digiring Polisi

334
0
SHARE

Blora, sekat.co – Tim Buser Satreskrim Polres Blora telah berhasil menangkap 3 (tiga) orang pelaku bandar perjudian dadu (klotok) dan rolet di Dukuh Karangapung, Desa Plosorejo, Kecamatan Kunduran, Blora, Kamis (21/17).

Adalah Suwarji (58) seorang warga Desa Jagong. Kemudian Lasiman (31) warga Desa Sambiroto, dan Sukarji (45) warga Desa Plosorejo, Kec. Kunduran, Kab. Blora, adalah pelaku bandar perjudian rolet yang berhasil diringkus oleh Satreskrim Polres Blora. Para pelaku telah menjadi target sasaran Tim Buser Polres Blora karena perbuatannya yang menggelar perjudian jenis rolet dengan taruhan uang secara terang-terangan.

Dari tangan ke tiga pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu set perangkat judi rolet lengkap dengan lampu dan aki, uang tunai hasil rolet sebesar Rp. 3.653.000, uang tunai bandar yang ada di tas pinggang sebesar Rp. 225.500 serta satu buah handphone.

Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, melalui Kasat Reskrim AKP Herry Dwi, menuturkan, informasi tersebut diperoleh dari masyarakat tentang adanya kegiatan perjudian yang sudah meresahkan di sekitar wilayah, Kecamatan Kunduran.

Lanjut Heri, dengan adanya laporan tersebut, selanjutnya diturunkan Tim Buser ke lokasi untuk melakukan lidik.

“Benar, tadi malam, Rabu (20/9) pukul 00.30 WIB, di dekat tempat pasar malam di Dukuh Karangapung, Desa Plosorejo, Kecamatan Kunduran, telah berhasil menangkap 3 pelaku bandar judi rolet dengan omset puluhan juta rupiah dalam waktu semalam,” beber Kasat Reskrim AKP Herry.

Kasat Reskrim menambahkan, saat dilakukan penangkapan, pemain lainnya langsung berhamburan dan melarikan diri. Tim Buser dengan gerak cepat langsung menangkap TO tersebut dan mengamankan barang buktinya.

“Melihat polisi masuk, semua orang yang berada di sana langsung berhamburan, sedangkan bandar rolet terlihat kebingungan langsung kita tangkap beserta barang bukti untuk dibawa ke Mako,” terang Kasat Reskrim.

“ketiga pelaku bandar judi rolet ini selalu berpindah-pindah tempat di setiap adanya hiburan masyarakat,” tambahnya.

Mendapati laporan ungkap kasus penangkapan bandar judi rolet Kapolres Blora AKBP Saptono memberikan apresiasi kepada Kasat Reskrim beserta jajarannya. Karena praktek judi rolet di Kunduran tersebut sudah sangat meresahkan masyarakat.

“Sebagai pimpinan saya sangat mengapresiasi hasil penangkapan tiga pelaku bandar judi rolet tadi malam. Keberhasilan tersebut sudah selayaknya mendapatkan reward agar dikemudian hari anggota akan lebih meningkatkan semangat dalam bertugas,” ujar AKBP Saptono.

Saat ini, para pelaku perjudian tersebut di atas serta barang bukti yang ada di TKP sudah diamankan di Polres Blora guna proses sidik lebih lanjut.

Para pelaku akan dikenakan sanksi sesuai pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

“Kami harapkan masyarakat tidak segan-segan memberikan informasi perjudian kepada aparat terdekat mengenai perkembangan situasi di lingkungannya untuk mewujudkan situasi kondusif di seluruh wilayah hukum Kebupaten Blora,” himbau Kapolres Blora.(A-7/ TN)