Home Breaking News Geger! Bocah Kelurahan Karangjati Diduga Telah Disunat Bangsa Jin

Geger! Bocah Kelurahan Karangjati Diduga Telah Disunat Bangsa Jin

440
0
SHARE

Blora, sekat.co – Masyarakat Kabupaten Blora, kembali dibuat heboh atas peristiwa yang tidak masuk di akal sehat. Seorang bocah bernama Muhammad Farid Sadewo (4,5) anak kelima dari pasangan suami-istri Suprayitno (43) dan Siti Mualifah (41) warga Gang 15 RT 07/RW 02 Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora, diduga disunat oleh sosok ghaib saat sedang tertidur pulas, pada Sabtu (11/11) malam.

Kepada sekat.co, Suprayitno selaku ayah dari bocah yang akrab disapa Farid menuturkan, awal mula kejadian tersebut diketahui oleh sang istri Siti Mualifah, ketika hendak memakaikan popok pampers kepada putra bungsunya tersebut.

“Jadi sekitar pukul 21.30 malam istri saya mau memakaikan popok. Kata istri saya saat itu si Farid bangun dan mengeluh, kemaluannya sangat perih sekali, rasanya seperti digigit puluhan ekor semut. Ketika di cek oleh ibunya, kok sepertinya ada yang aneh dengan bentuk kemaluan anaknya,” ujarnya kepada sekat.co Senin (13/11).

Suprayitno kembali menuturkan, ketika mendapati ada kejanggalan pada kelamin putranya, kemudian Siti Mualifah segera bergegas membawa anaknya ke pegawai puskesmas yang kebetulan tinggal tidak jauh dari rumahnya.

“Setelah di periksa oleh pak mantri (sebutan pegawai kesehatan, red). Pak mantri hanya bilang, kemaluan si Farid ternyata sudah dalam kondisi habis di khitan. Itu semua dapat dilihat dari bentuk ciri fisik kemaluan anak pasca dikhitan,” tuturnya.

Begitu mendengar penjelasan dari mantri kalau Farid baru saja di khitan, pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh kasar tersebut semakin dibuat geleng-geleng kepala. Pasalnya, selama ini memang Farid belum pernah dikhitankan oleh dirinya.

“Wajar kalau saya bertanya-tanya, mas. Karena memang selama ini anak bungsu saya itu belum pernah saya khitankan. Kata orang yang mengerti tentang hal ghaib, yang khitan Farid itu adalah sesosok dari golongan bangsa Jin,” imbuhnya.

Suprayitno juga tidak memungkiri ada beberapa kejanggalan yang dirasakan oleh keluarganya sebelum peristiwa itu terjadi. Mulai yang menimpa anak pertamanya Muhamad Rudi Harianto (19) yang mengaku 2 hari belakangan telah di datangi oleh sesosok pria tua dengan jenggot panjang serta mengenakan pakaian serba putih dan memakai surban.

“Pada malam itu, saya sendiri merasa aneh, rasanya seisi rumah ini seperti kena sirep (ditidurkan ghaib, red). Selepas magrib kita merasakan rasa ngantuk yang luar biasa, mas, dan seisi rumah semua tertidur pulas. Kemudian Rudi anak pertama saya juga cerita kepada saya 2 hari yang lalu telah didatangi sosok pria tua berjenggot panjang dengan memakai pakaian dan surban serba putih,” bebernya.

Lanjut kata dia, kejadian janggal itu tidak hanya menimpa anak pertama saja, Farid juga mengatakan sebelum kejadian dirinya bermimpi telah diajak pergi oleh sesosok 3 orang pria tua berjenggot panjang dan mengenakan pakaian serta surban serba putih.

“Kalau Farid dia bermimpi mas, dia diajak jalan-jalan oleh 3 orang kakek-kakek pakaiannya semua juga serba putih. Ketika saya tanya diajak jalan-jalan kemana? Dia menjawab dengan polosnya di tempat yang jauh sekali,” tukasnya sembari menirukan ucapan Farid.

Ditempat terpisah, Kepala Kelurahan Karangjati, M. Khumaidi, S.Sos juga mengakui bahwa ada peristiwa aneh yang telah menimpa warganya baru-baru ini. Dirinya juga mengakui bahwa peristiwa tersebut terjadi sudah kali kedua ini menimpa warga desanya tersebut.

“Dulu ketika zaman saya waktu kecil juga pernah terjadi peristiwa serupa, mas. Orangnya sekarang juga masih hidup, kira-kira usianya ya seumuran dengan saya. Kalau Farid ini saya juga sudah melihat secara langsung, ya benar dia telah dikhitan. Dugaan awal sepertinya dikhitan oleh sesosok bangsa Jin,” urainya.

Khumaidi kembali menambahkan, pihak kelurahan Karangjati bersama dengan pihak Puskesmas Karangjati juga sudah memeriksa semua kondisi kesehatan si Farid pasca kejadian khitan tersebut secara menyeluruh. Anehnya lagi ternyata tidak ditemukan juga bekas luka kulit ataupun jahitan pasca di khitan.

“Sampai dengan hari ini kondisi Farid pasca dikhitan baik-baik saja, tidak ada tanda-tanda inveksi. Anehnya setelah saya melihat di kelaminnya, ternyata tidak ada sama sekali bekas potongan ataupun luka seperti habis dikhitan. Terlepas dari kejadian ini semua, mungkin ini adalah salah satu tanda-tanda kebesaran yang ditunjukkan dari Allah Yang Maha Esa, mas,” pungkasnya. (A-7/ TN).