Home Breaking News Tim Patroli Satgas Yonif 410/ Alugoro Temukan Dua Ladang Ganja di Perbatasan...

Tim Patroli Satgas Yonif 410/ Alugoro Temukan Dua Ladang Ganja di Perbatasan RI dan Papua Nugini

4152
0
SHARE

SEKAT.CO, Keerom – Di salah satu kabupaten di Provinsi Papua, hari ini, Senin (27 /11), sebanyak 8 orang personel Pos Kalipay melaksanakan patroli keamanan di sekitar wilayah Kampung Kalipay, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Patroli ini dipimpin langsung oleh Letda Inf Sumery. Kegiatan ini bertujuan untuk menjamin keamanan pada masyarakat perbatasan menjelang bulan Desember yang dipercaya sebagai bulan yang penuh kasih. Kegiatan patroli keamanan ini rutin dilaksanakan bukan hanya di sekitar perkampungan saja, tetapi hingga masuk ke tengah hutan.

Pada saat memasuki kawasan hutan, tim patroli secara tak sengaja menemukan lahan yang penuh dengan tanaman ganja siap panen. Tanaman tersebut berdiri dengan tinggi bervariasi, yaitu antara 1 hingga 1,5 meter. Sebanyak 35 pohon ditemukan di lokasi yang terletak di tengah-tengah hutan tersebut. Pohon-pohon ganja ini tidak diketahui pemiliknya. Komandan patroli kemudian memutuskan untuk memanen dan mengamankan barang bukti.

Salah seorang Tim Patroli Satgas Yonif 410/Alugoro di tengah tanaman ganja temuan di tengah hutan perbatasan RI-Papua Nugini

Selanjutnya tim patroli melanjutkan perjalanan hingga masuk lebih jauh lagi ke tengah hutan. Tak disangka, tim patroli kembali menemukan ladang ganja yang bahkan mempunyai tinggi hingga 3 meter. Bila diukur, lokasi penemuan pertama dan kedua hanya berjarak sekitar 1 km. Pohon-pohon ganja di lokasi kedua ini pun juga tidak diketahui siapa pemiliknya. Tim patroli akhirnya memutuskan untuk memanen dan mengamankan tanaman sejumlah 15 batang ini, dan selanjutnya untuk dibawa ke pos.

Barang bukti pohon ganja ini kemudian diserahkan ke Kepolisian Resort Keerom. Di Mapolres Keerom barang bukti temuan diterima langsung oleh Kasat Narkoba Polres Keerom AKP G. Wattimena dan diproses lebih lanjut sesuai dengan hukum yang berlaku.

Penemuan dua ladang ganja oleh tim patroli keamanan ini langsung disikapi oleh Dansatgas Yonif 410/Alugoro, Letkol Inf M Heri Amrullah“Kegiatan patroli seperti ini memang gencar kita laksanakan demi menjaga wilayah perbatasan terbebas dari peredaran barang terlarang seperti ganja. Apalagi ini menjelang perayaan Natal dan pergantian Tahun Baru 2017-2018,” kata Dansatgas Yonif 410/Alugoro tegas.

Penjagaan wilayah di perbatasan Republik Indonesia ini sangatlah penting dilakukan. Seperti di Kabupaten Keerom yang mempunyai luas wilayah 9.365 kilometer persegi dan secara astronomis terletak antara 1400 15′ 0 – 1410 0’0 Lintang Selatan dan 20 37′ 0 – 40 0′ 0 Bujur Timur dan secara geografis berbatasan langsung dengan Papua Nugini. Kabupaten Keerom sangat strategis, karena secara administratif, sebelah Utara wilayah kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura, sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Pegunungan Bintang, sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Jayapura, dan sebelah Timur berbatasan dengan Papua Nugini yang cukup rawan dengan peredaran narkotika dan bisnis terlarang.

Menurut release yang disampaikan ke sekatcos, temuan ganja hasil patroli ini merupakan pengembangan hasil sweeping Tim Patroli Satgas Yonif 410/Alugoro beberapa hari lalu, setelah adanya kerusuhan di Arso Kota.

Barang bukti emuan ganja sebanyak 50 pohon kemudian dibawa dan diserahkan ke Polres Keerom

Distrik Arso sendiri adalah sebuah distrik yang memiliki jumlah kampung atau desa terbanyak, yaitu 17 desa. Arso Kota adalah salah satu kampung atau desa di Distrik Arso. Desa-desa lainnya yaitu Asyaman, Bagia, Dukwia, Ifia Fia, Kwimi, Sanggaria, Sawanawa, Sawyatami, Ubiyau, Warbo, Workwana, Yamta, Yammua, Yanamaa, Yaturaharja dan Yuwanain. Seperti  Distrik Skanto, Waris, Senggi dan Web, Distrik Arso ini secara topografi umumnya adalah daerah datar. Sedang untuk wilayah Kabupaten Keerom lainnya merupakan wilayah dengan kemiringan, perbukitan dan rawa.

“Iya, sewaktu sweeping kita dapati sebanyak dua orang membawa ganja. Setelah kita kembangkan di daerah Kalipay (Distrik Waris, Kabupaten Keerom-Red) dan kita adakan patroli, hasilnya kita dapat menemukan kurang lebih lima puluh batang pohon ganja siap panen dengan tinggi kurang lebih 100 – 300 cm tersebut,” papar Heri Amrullah.

Di Mapolres Keerom barang bukti diterima langsung oleh Kasat Narkoba Polres Keerom AKP G. Wattimena dan diproses lebih lanjut sesuai dengan hukum yang berlaku

Berdasarkan catatan dari Balai Meteorologi dan Geofisika, pada tahun 2007 jumlah curah hujan di Kabupaten Keerom sebesar 1.096 mm sehingga wilayah Kabupaten Keerom diklasifikasikan sebagai wilayah beriklim tropis basah karena curah hujan cukup tinggi per tahunnya dengan suhu udara rata-rata mencapai 30,5-35,1 °C dengan ketinggian berkisar antara 0 – 2000 meter di atas permukaan laut.

“Untuk pengembangan lebih lanjut, barang bukti ini kita serahkan ke Kepolisian Resort Keerom. Ini dimaksudkan agar di wilayah perbatasan ini aman dari peredaran narkoba khususnya ganja,” pungkasnya. (Eko Arifianto/ TN)