Home Breaking News Alhamdulillah! Berkat Kesigapan Aparat dan Tenaga Mekanis, Setelah 44 Jam, Akhirnya...

Alhamdulillah! Berkat Kesigapan Aparat dan Tenaga Mekanis, Setelah 44 Jam, Akhirnya Truk Terguling di Alas Cabak Blora Berhasil Dievakuasi

684
0
SHARE
Tampak truk dengan nomor polisi B 9098 BEN yang terguling di dekat Pal Balon, Cabak, Jiken, Blora (sekatcos)

Cabak, Jiken, sekat.co – Waktu sudah menunjukkan pukul 23.15 WIB (29/11) ketika wartawan sekatcos sampai di Jalan Raya Cepu-Blora KM 17. Terlihat deretan mobil dari berbagai jenis memadati jalan raya baik di kiri maupun di kanan badan jalan. Truk, bis, maupun kendaraan pribadi. Hanya beberapa sepeda motor yang tampak sesekali berjalan di tengah ke sela-sela kendaraan yang diam hampir berhimpitan. Tampak pula beberapa kendaraan truk berbalik arah mencari jalur alternatif karena sopir terlihat panik akibat belum ada tanda-tanda terurainya kemacetan sedang waktu terus berjalan. Kesemrawutan arus lalu lintas terlihat malam itu di tengah gelapnya jalan raya tengah hutan jati Cabak, Blora.

Terlihat deretan mobil dari berbagai jenis memadati jalan raya alas Cabak (sekatcos)

Setelah berjalan kaki sekitar 200 an meter melewati puluhan kendaraan, kami akhirnya melihat penyebab kemacetan yang cukup panjang sekitar 4 kilometer tersebut yaitu proses evakuasi truk yang terguling.

Menurut keterangan Kanit Laka Satlantas Polres Blora, tergulingnya truk yang bermuatan susu ini terjadi pada dini hari karena badan jalan dan bahu jalan yang terlalu tinggi.

Kanit Laka Satlantas Polres Blora Ipda Zaenal Arifin yang malam itu dikonfirmasi di lokasi evakuasi (sekatcos)

“Kejadian sekitar dini hari pukul 00.00 WIB (29/11) truk bermuatan susu Nestle sekitar 8 ton dengan nomor polisi B 9098 BEN melaju dari arah Surabaya menuju Bandung. Dari arah Timur, habis melewati tikungan Pal Balon, karena ada truk dari arah yang sama, diduga bermuatan lombok, yang menyalip dari belakang, karena terlalu dekat, sopir truk lalu membanting stir ke kiri. Karena badan jalan dan bahu terlalu tinggi menyebabkan truk akhirnya terguling. Sopir asli Blora, bernama Nurchalim, umur  46 tahun, dari Desa Ngampel, Kecamatan Kota Blora, Kabupaten Blora. Dalam kecelakaan ini tidak ada korban jiwa. Sopir dan kernet selamat, hanya kerugian materiil,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Blora Ipda Zaenal Arifin yang malam itu langsung dikonfirmasi oleh wartawan sekatcos di lokasi evakuasi.

Dalam menangani permasalahan kecelakaan lalu lintas seperti tergulingnya truk di Jl. Raya Blora-Cepu KM 17 ini, hal-hal teknis yang diatur dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia No. 15 Tahun 2013 telah dilakukan oleh Satlantas Blora.

“Setelah mendapat laporan dari masyarakat, kita mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara). Cara bertindak kita kemudian meminta keterangan driver (pengendara-Red), lalu kita berkoordinasi. Dalam proses evakuasi kami mohon saling menginformasikan karena ada kaitannya dengan jalan utama Blora-Cepu. Hal ini kami lakukan untuk mengantisipasi kemacetan dan melayani masyarakat biar aman,” terangnya.

Karena situasi yang tidak memungkinkan, proses evakuasi (29/11) akhirnya diputuskan dihentikan, rencana dilanjutkan untuk keesokan harinya (sekatcos)

Penerangan yang remang-remang membuat kegiatan evakuasi menjadi terganggu. Saat dikonfirmasi apakah evakuasi akan diteruskan malam ini (29/11) atau tidak, pemilik crane dari Sambong, Hariyanto menjawab:

“Sesuk, tak kerjo, sik, ojo takok. Kesel aku wis an. Wis mas, sesuk ae!”

Memang di tikungan Pal Balon di Jalan Raya Blora-Cepu, Desa Cabak, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, ini memang termasuk daerah yang rawan kecelakaan lalu-lintas. Setidaknya ada 5 (lima) kejadian di tahun 2017 ini. Dari mulai tergulingnya truk bermuatan buah jeruk dengan nomor polisi P 8906 UY (20/03/17), tergulingnya truk tronton muatan pupuk dengan nomor polisi N 9568 UR (9/05/17), kecelakaan tunggal bus Lorena dengan nomor polisi B 7546 XB (04/06/17), kecelakaan tunggal sepeda motor Honda Vario yang dikemudikan seorang warga Desa Bonang, Kecamatan Lasem, Rembang (11/09/17), dan tabrakan sepeda motor Yamaha Jupiter bernopol K 3749 KY dengan mobil box bernopol H-1306-PS (27/ 09/17). Di samping jalan yang menikung, ada dugaan daerah hutan jati ini cukup banyak dihuni oleh mahluk halus tak kasat mata. Tetap ingat pada Tuhan, mentaati rambu-rambu lalu lintas dan berkendara dengan hati-hati adalah hal yang utama.

Di samping pemandangan yang kurang jelas karena kegelapan malam, cuaca paska hujan yang licin dan kabel listrik, masalah teknis dengan crane adalah beberapa hal lain yang menjadikan proses evakuasi menjadi terkendala.

Pada dini hari sekitar pukul 24.00 WIB (29/11) karena situasi yang tidak memungkinkan, proses evakuasi akhirnya diputuskan dihentikan, rencana dilanjutkan untuk keesokan harinya.

Setelah perjuangan panjang akhirnya proses evakuasi truk terguling akhirnya berhasil

Di sore harinya (30/11) sekitar pukul 16.00 WIB akhirnya dilakukan evakuasi kembali dengan menggunakan alat berat crane.

“Pak, evakuasi truk box di tikungan Cabak saat ini sedang dilakukan dengan menggunakan alat berat crane,” terang Kasat Lantas Polres Blora, AKP Febriyani Aer, S.I.K kepada sekatcos lewat jaringan selluler.

Evakuasi truk dilakukan kembali dengan menggunakan alat berat crane (30/11)

Crane merupakan salah satu di antara alat berat (heavy equipment) yang dipakai sebagai alat pengangkat dalam proyek kontruksi. Crane ini bekerja dengan mengangkat truk untuk dipindahkan secara horizontal, kemudian menurunkan truk di tempat yang diinginkan yaitu di jalan aspal. Alat ini memiliki bentuk dan kemampuan angkat yang besar dan mampu berputar hingga 360 derajat dan jangkauan hingga puluhan meter. Alat berat ini biasanya digunakan dalam pekerjaan pekerjaan proyek, seperti pergudangan, industri perminyakan, dan lain-lain.

Setelah 44 jam truk terguling di Jalan Raya Blora-Cepu KM 17, Cabak, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora berhasil dievakuasi

Alat berat crane yang digunakan untuk mengevakuasi truk yang terguling ini didapat dari dari Sambong milik seorang pengusaha bernama Hariyanto. Karena posisi alat berat crane ada di tengah jalan, beberapa lama situasi lalu lintas arah Blora-Cepu dan Cepu-Blora macet total. Dalam teknis proses evakuasi ini truk diangkat lalu diletakkan dengan perlahan di jalan aspal. Pada sekitar pukul 19.30 WIB, dengan kerjasama dan kesigapan Satlantas Blora termasuk Kanit Laka dan Kanit Patroli, tenaga mekanis dan pihak-pihak terkait akhirnya setelah 44 jam, truk terguling di jalan raya tengah alas Cabak, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora berhasil dievakuasi. Saat ini situasi lalu lintas Blora-Cepu sudah kembali normal. (TN)