Home Pemerintahan Cegah Kelangkaan Pupuk, Dinas Pertanian Sosialisasikan Kartu Tani

Cegah Kelangkaan Pupuk, Dinas Pertanian Sosialisasikan Kartu Tani

237
0
SHARE

SEKAT.CO, Blora – Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan menggelar sosialisasi subsidi pupuk dan kartu tani di balai penyuluh pertanian setempat, Selasa (6/02/2018).

Ka UPT Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kec. Randublatung

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman manfaat kartu tani. Acara tersebut dihadiri oleh sekitar 95 orang diantaranya; Kepala dinas pertanian dan Ketahanan pangan Kab. Blora yg diwakili oleh Kabid penyuluhan, Forkompumcam Randublatung, Kepala BRI Cab. Pembantu Randublatung,
Distributor pupuk wilayah Kec. Randublatung, Produsen pupuk Pusri dan petro, Kepala UPT Dinas Pertanian dan ketahanan pangan Kec. Randublatung, Kepala desa se-kec. Randublatung, Pengecer se-Kec. Randublatung,
Ketua kelompok tani se-Kec. Randublatung.

Sosialisasi kartu tani di Pendopo Pertanian Randublatung

“Pentingnya Kartu tani adalah untuk melindungi para petani dari pengecer yang nakal. Dengan adanya kartu tani, petani bisa menuntut alokasi pupuk miliknya karena sudah mempunyai simpanan pupuk dalam kartu tani”. Kata Suranto, SP. Ka UPT Dinas Pertanian dan ketahanan pangan Kec. Randublatung.

Berdasarkan ketentuan, pupuk Bersubsidi tertuang Permentan 67 Tahun 2016 dan Permendag no 15 Tahun 2013, tentang pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi. Kartu tani (Kartan) sejatinya merupakan media penyaluran bansos dan subsidi dengan menggunakan kartu yang dikeluarkan melalui perbankan.
Keunggulan dari Kartu Tani ini antara lain single entry data, proses validasi berjenjang secara online, transparan, multifungsi.  Ketersediaan data yang lengkap dan akurat dalam Kartu Tani digunakan untuk yang pertama sebagai dasar penyusunan kebijakan bagi Kementerian Pertanian. Kedua, tranparansi penyaluran dana subsidi melalui sistem perbankan bagi Kementerian Keuangan. Ketiga, data kebutuhan pupuk secara akurat sampai tingkat pengecer bagi Pupuk Indonesia. Keempat, bagi Bulog dapat memproyeksikan  potensi panen di suatu daerah melalui data pupuk subsidi yang disalurkan, sehingga dapat segera menyerap hasil panennya, menerima dana secara utuh dan membeli pupuk subsidi sesuai kuota yang diberikan bagi petani. Sedangkan keunggulan  kelima,  bagi dinas pertanian dapat mengetahui produktifitas lahan suatu daerah. Kartu Tani  diharapkan menjadi era baru untuk mensejahterakan petani Indonesia.

Kartu tani

“Mudah-mudahan kaitannya dengan pupuk di wilayah Kec. Randublatung tidak ada hambatan. Kami himbau untuk kades dan pengecer agar ikut membantu mensosialisasikan kepada para petani agar penggunaan pupuk sesuai dengan RDKK atau aturan pemakaian yang dianjurkan. Dan diharapkan tidak ada pupuk bersubsidi unyuk wilayah Kec. Randublatung yang keluar wilayah, begitu sebaliknya”. Kata Kapolsek Randublatung AKP SUPRIYO, S.Sos., M.Si.
Memang program kartu tani belum sepenuhnya di terima dan di mengerti oleh semua petani karena kurangnya sosialisasi.
” Perlu ditinjau kembali kebijakan kartu tani ini. Seharusnya yang   dipermasalahkan adalah harga hasil pertanian. Kami sudah ada rerencana akan melakukan audiensi ke gubernur jateng”. Kritik Lukito, ketua Lidah tani dalam sesi tanya jawab.
Acara sosialisasi ini ditutup dengan penyerahan alat dan latihan menggunakan alat EDC dan kartu BriLink untuk transaksi menggunakan kartu tani kepada pengecer oleh BRI. (B21)