Home Daerah Ribuan Warga Kradenan Lakukan Perekaman E-KTP

Ribuan Warga Kradenan Lakukan Perekaman E-KTP

54
0
SHARE

SEKAT.CO, Blora – Sebanyak 1.888 warga di Kecamatan Kradenan belum lakukan perekaman KTP elektronik (e-KTP). Data ini adalah sajian dari hasil pendataan yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Blora yang diserahkan kepada kantor Kecamatan Kradenan, belum lama ini.

Tidak butuh waktu lama, Pemerintah Kecamatan Kradenan mengambil langkah inisiatif untuk lakukan perekaman e-KTP di kantor kecamatan, Rabu (11/4).

Sutarso, Camat Kradenan, kepada sekat.co mengatakan, pihaknya mengambil langkah ini mengingat pentingnya data kependudukan yang harus dimiliki oleh setiap warga.Selain sebagai data pribadi, semua pengurusan administrasi hampir disemua kegiatan membutuhkan data diri.

“Kami tidak ingin warga kami nantinya mengalami kesulitan saat mengurus sesuatu,” ujarnya.

Sebelumnya, pihak kecamatan melayangkan surat pemberitahuan ke 10 desa yang berada diwilayahnya. Penjadwalan masing-masing wilayah telah ditentukan. Sehingga warga bisa hadir sesuai dengan jadwal yang sudah ada. “Kami targetkan 75 persen dari total yang belum perekaman harus masuk,” ungkap mantan Sekcam Randublatung itu.

Sutarso menjelaskan, banyaknya warga yang belum melakukan perekaman e-KTP dikarenakan faktor usia. Namun, mayoritas adalah mereka yang baru pertama memasuki usia 17 tahun, dimana sudah harus memiliki identitas diri berupa e-KTP. “Biasanya mereka yang sudah manula enggan untuk mengurus kembali data kependudukan yang sudah kadaluarsa,” terangnya.

Meski perekaman ini belum mendapatkan bukti fisik e-KTP, namun warga yang sudah perekaman akan mendapatkan surat keterangan yang fungsinya sama dengan e-KTP. “Surat keterangan itu sama fungsinya, hanya fisiknya yang berbeda,” tutur Sutarso.

Gurih (18) warga dukuh Singgung desa Medalem mengaku, jika saat ini adalah kali pertama ia mengurus e-KTP. Rencananya data tersebut akan digunakan untuk melamar pekerjaan. “Mau buat persyaratan melamar pekerjaan, Mas,” kata dara manis ini disela-sela menunggu panggilan perekaman oleh petugas. (A7).