Home Daerah Melirik Tradisi Budaya Sedekah Bumi di Desa Kajengan

Melirik Tradisi Budaya Sedekah Bumi di Desa Kajengan

258
0
SHARE

SEKAT.CO, Blora – Tradisi kebudayaan sedekah bumi tak dipungkiri memang sudah berlangsung sejak turun temurun. Bahkan sudah ada sejak jaman nenek moyang terdahulu tradisi tersebut berlangsung.

Demikian juga sedekah bumi yang berlangsung di Desa Kajengan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, dimana para warganya sampai dengan saat ini masih memegang teguh tradisi kebudayaan lokal tersebut.

Para warga terlihat tumpah ruah menjadi satu dalam melaksanakan tradisi yang dilaksanakan di sebuah sendang desa pada, Minggu (15/4).

Sepintas ada yang unik di acara sedekah bumi di desa Kajengan, yaitu cara membawa nasi bungkus dan buah-buahan hasil bumi yang di bawa dari rumah warga sampai ke lokasi sendang, yaitu membawanya dengan cara dipanggul atau dipikul istilah bahasa jawanya.

Selain itu, juga ada ritual unik bagi warga yaitu setelah sampai di sendang desa, semua warga secara bersama-sama membasuh muka dengan air sendang.

Menurut mitos yang beredar, warga sangat percaya dan berkeyakinan dengan cara membasuh muka tepat pada acara sedekah bumi itu, bisa membuat wajah tampak selalu awet muda.

“Ritual seperti ini sudah dilaksanakan sejak dulu dan turun temurun, mas, bahkan semenjak saya masih kecil sudah ada,” ungkap Kades Kajengan Sugiyanto.

Sugiyanto kembali menambahkan, sampai dengan saat ini, budaya serta tradisi tersebut oleh warganya masih dilaksanakan dengan baik.

Lanjut kata dia, selain menjadi salah satu bagian dari melestarikan tradisi dan kebudayaan lokal, menurutnya acara tersebut juga menjadi salah satu daya tarik wisata tersendiri bagi warga yang tinggal di luar desa yang sengaja datang hanya untuk melihat event kebudayaan tahunan tersebut berlangsung.

“Seperti yang kita lihat saat ini, tidak hanya dari warga desa saja yang berbondong-bondong untuk melihat acara ini. Tapi banyak juga warga luar desa yang melihat acara ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Todanan Kiswoyo, dalam sambutanya mengungkapkan, berharap agar warga desa selalu menjaga tradisi yang sudah berlangsung bertahun tahun ini dengan baik.

Lebih jauh, Kiswoyo juga mengatakan, selain bagian dari menjunjung tradisi dan kebudayaan lokal, acara tersebut diharapkan menjadi sebuah wujud atau wadah menjalin tali silaturahmi antar warga yang selama ini sudah berjalan dengan baik.

“Acara ini merupakan momentum yang tepat ya, bagi para warga untuk semakin mempererat tali silaturahmi. Tradisi warisan budaya ini, kedepan semoga harapannya semakin terjaga dengan baik,” pungkasnya.

Acara sedekah bumi tersebut juga dimeriahkan hiburan tradisional lokal yaitu ketoprak semalam suntuk untuk menghibur para warga. (A7).