Home Hukum & Kriminal Beli Motor Pakai Upal, Pemuda Asal Randublatung Dibekuk Polisi

Beli Motor Pakai Upal, Pemuda Asal Randublatung Dibekuk Polisi

74
0
SHARE

SEKAT.CO, Blora – Seorang pemuda yang berprofesi sebagai penjaga toko fotocopy harus berurusan dengan polisi lantaran kedapatan menggunakan uang palsu untuk membeli sebuah sepeda motor bekas.

Adalah Juremi alias Remi warga Dukuh Nguleng, Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, terpaksa diamankan polisi karena menggunakan uang palsu senilai Rp 1,4 juta untuk membeli motor bekas.

“Tersangka sudah kami amankan, Kamis (19/04) pagi, di tempat kerjanya, yakni di sebuah toko fotocopy yang berada di Dukuh Pulo, Desa Pilang, Randublatung tanpa perlawanan,” kata Kasatreskrim Polres Blora AKP Herry Dwi Utomo.

AKP Heri lanjut mengatakan, kasus ini bermula adanya laporan dari Joko Santoso (35) warga Desa Geneng, Kecamatan Jepon, yang diketahui telah menjual motornya secara online melalui media sosial (Medsos) Facebook.

Lanjut kata dia, pada bulan Februari lalu korban memposting motor miliknya yakni jenis Yamaha RX-King mati pajak ke Facebook untuk dijual.

“Melihat postingan korban muncul di Facebook, tersangka kemudian menghubungi korban melalui pesan messenger karena tertarik untuk membelinya. Kemudian mengajak korban untuk ketemuan di SPBU Mlangsen, Blora,” terang AKP Heri.

Lebih jauh Heri mengungkapkan, karena tersangka tidak memiliki uang sebesar Rp1,4 jt sesuai kesepakatan dengan penjual. Kemudian tersangka berinisiatif menggandakan uang dengan cara mencetaknya dengan mesin printer.

Berbekal uang palsu tersangka pura-pura masuk ke dalam ruang ATM yang berada didalam SPBU mlangsen untuk mengambil uang.

Setelah usai bertransaksi, kata dia, motor milik korban kemudian dibawa tersangka. Sedangkan untuk korban sendiri, mengetahui kalau uang itu palsu saat diberikan kepada orangtuanya.

“Saat dipegang terasa tebal, tidak seperti uang pada umumnya. Lantas dicek uang itu dengan alat, ternyata benar palsu,” jelas Kasat Reskrim.

Heri kembali mengungkapkan, dari hasil penangkapan tersangka, petugas mengamankan uang palsu senilai Rp 1.400.000, berupa pecahan Rp50 ribu rupiah sebanyak 19 lembar, sebuah HP dan sebuah printer sebagai sarana mencetal upal tersangka.

“Saat ini pelaku masih menjalani proses penyidikan oleh penyidik Sat Reskrim Polres Blora dan sudah di tahanan di ruang tahanan Mapolres Blora,” pungkas Heri. (S-7)