Home Hukum & Kriminal Polsek Cepu Gagalkan Penjualan Puluhan Botol Miras

Polsek Cepu Gagalkan Penjualan Puluhan Botol Miras

87
0
SHARE

SEKAT.CO, Blora – Instruksi Kapolres Blora, AKBP Saptono, SIK, MH, kepada seluruh anggota agar serius dan konsisten dalam memberantas peredaran minuman keras (miras) yang beredar di wilayah Kabupaten Blora, patut diacungi jempol.

Setelah sebelumnya Polsek Jati, diketahui telah berhasil menggagalkan upaya penjualan 58 botol miras yang akan di jual di wilayah Kecamatan Jati, pada Senin (16/4) lalu.

Kali ini giliran Polsek Cepu, yang berhasil menggagalkan upaya penjualan 76 botol miras yang berukuran 1,5 liter berjenis arak, yang akan dijual di wilayah Cepu dan sekitarnya pada, Selasa (17/4) sore.

Kapolsek Cepu, AKP Slamet Riyanto, SH, kepada Memorandum mengungkapkan, penangkapan terhadap tersangka Arafika Durian (36) warga Dukuh Plumpungan, Desa Banjardowo, Kecamatan Kradenan, Grobogan, ini berawal dari informasi masyarakat, yang mengatakan bahwa ada seorang penjual miras yang kerap memasok toko atau warung di Cepu, hendak melakukan transaksi jual beli miras di wilayah Cepu, pada Selasa (17/4) sore.

“Penghadangan tersangka yang diduga sebagai distributor miras di Cepu, bermula dari informasi masyarakat yang mengatakan ada pengiriman miras ke toko atau warung di Kecamatan Cepu. Berbekal informasi itu, saya perintahkan anggota untuk mengecek kebenaran informasi tersebut dan melakukan penghadangan,” kata Slamet.

Slamet kembali mengatakan, bertempat di Jalan Bay Pas Cepu, tepatnya di dekat SP4 Wonorejo, petugas mengetahui sebuah mobil Isuzu Panter warna biru dengan No. Pol K-8775-CD yang dicurigai membawa puluhan miras oplosan jenis arak jawa.

Lanjut kata dia, begitu dilakukan penghadangan dan pemeriksaan terhadap mobil itu, petugas berhasil menemukan puluhan botol miras yang disembunyikan didalam karung yang disimpan di jok tengah mobil tersebut.

Lebih jauh Slamet menuturkan, dari keterangan pengakuan tersangka Arafika bahwa puluhan miras ini akan disetorkan ke toko maupun warung remang-remang yang ada di sekitar wilayah Kecamatan Cepu.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (A7).