Home Daerah Kecerdasan Perempuan Merupakan Aset Berharga Dalam Pembangunan

Kecerdasan Perempuan Merupakan Aset Berharga Dalam Pembangunan

79
0
SHARE

SEKAT.CO, Pati –  Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Mandiri (GP3M) adalah upaya bersama untuk meningkatkan peran wanita, yang bukan hanya sekedar diberikan ketrampilan, melainkan juga merubah mindset wanita dari yang pasif menjadi aktif.

Sekretaris Direktorat Jendral Paud Dikmas Kemendikbud RI Wartanto menyampaikan bahwa dari 260 Juta penduduk di Indonesia, lebih dari 50% adalah kaum wanita atau perempuan. Dari realita ini, dipastikan ada sisi negatif maupun sisi positif.

Hal tersebut disampaikan oleh Wartanto ketika hadir di acara Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Mandiri di Plaza Pragolo Pati, Jumat pagi (3/8/2018). Menurutnya, jika dilihat dari sisi negatif, lebih dari 60% warga negara Indonesia diantara usia 15 – 59 tahun yang mengalami buta huruf adalah kaum wanita.

“Jika dibandingkan dengan negara – negara lain, angka persentasi di Indonesia luar biasa. Kondisi buta aksara inilah yang dialami oleh kaum wanita inilah yang menjadi kendala kita. Mereka pasif, tidak bisa berbuat apa – apa, bahkan tidak bisa mandiri dan akhirnya menjadi ibu rumah tangga”, jelasnya.

Untuk itulah, pemerintah saat ini melalui Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga mendorong agar kaum wanita memperoleh pendidikan yang benar. Dengan demikian dapat mendorong anak menjadi lebih kompetitif di masa mendatang terutama di era globalisasi.

Sementara itu untuk sisi positif, ternyata hasil tertinggi ujian nasional dipegang oleh kaum perempuan. Dengan demikian, diakui atau tidak, kecerdasan perempuan sangat luar biasa serta merupakan aset yang berharga untuk pembangunan. (ER11)