Home Hukum & Kriminal Kecelakaan Maut Dijalur Pantura, Akibatkan Dua Pengendara Vario Tewas Mengenaskan

Kecelakaan Maut Dijalur Pantura, Akibatkan Dua Pengendara Vario Tewas Mengenaskan

64
0
SHARE

SEKAT.CO, Rembang – Kecelakaan maut antara sepeda motor jenis Vario CW dengan Nopol K-2241-CW dengan kendaraan yang belum diketahui identitasnya menewaskan dua orang di jalan Pantura lebih tepatnya dekat masjid Kosambi Sendang Mulyo Sarang, Senin (6/8/2018) pukul 00.45 WIB. Kedua korban merupakan pembonceng dan pengendara sepeda motor tersebut.

Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Rembang Ipda Mita mengungkapkan, sepeda motor tersebut ditumpangi oleh 3 remaja. Masing masing bernama Tiyar (16) masih bersatus pelajar warga Karanglincak, Kragan, pembonceng tengah,  Adib Foriudin (17) nelayan warga Kragan, sedangkan Wisnu M. Pratama (17) warga Langgar Sluke pembonceng paling belakang.

Mita kembali menjelaskan, bahwa semula Honda Vario K-2241-CW berjalan dari arah Barat (arah Semarang) menuju kearah Timur (arah Surabaya).

Namun ketika sampai di TKP, dari arah berlawanan berjalan kendaraan tidak diketahui identitasnya mendahului kendaraan yang berada didepannya.

Karena jarak sudah dekat Pengemudi Honda Vario K-2241-CW tidak dapat menghindar sehingga terjadi tabrakan. Kendaraan yang tidak diketahui identitasnya tidak berhenti dan tetap berjalan kearah barat.

“Posisi akhir  Honda Vario K-2241-CW berada di badan jalan di garis marka tengah, korban (Adib) selaku pengemudi dan (Tiyar) pembonceng tengah berada di badan jalan sebelah sebelah Utara garis marka tengah/jalur dari arah barat. Sedangkan (Wisnu M. Pratama) pembonceng paling belakang terpental di utara marka/jalur lambat sebelah utara,”ungkapnya.

Dari kejadian itu, pengemudi dan pembonceng tengah tewas seketika di TKP.

“Pengemudi Honda Vario Adib Foriudin (17) warga Kragan meninggal dunia dengan luka robek di perut. Sedangkan

Pembonceng yang bagian tengah Tiyar (16) warga Karanglincak Kragan meninggal dunia dengan luka cidera kepala berat dan tempurung kepala pecah,” urainya. (E9).