Home Breaking News Dua Pembunuhan Sadis di Blora Dengan Cara Korbannya Dibakar Hidup-Hidup Berhasil Diungkap...

Dua Pembunuhan Sadis di Blora Dengan Cara Korbannya Dibakar Hidup-Hidup Berhasil Diungkap Polres Blora

12092
0
SHARE

SEKAT.CO, Blora – Upaya Satuan Reserse Kriminal Polres Blora, dalam mengungkap serangkaian peristiwa pembunuhan sadis dengan modus dan cara korbannya dibakar yang terjadi di wilayah Blora, patut di apresiasi.

Belum lama ini, masyarakat Blora dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang kondisinya hangus terbakar di kawasan hutan jati bagian Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngawenombo, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora, masuk Desa Sendang Wates, Kecamatan Kunduran, pada Rabu (1/8/2018) kemarin.

Atas temuan tersebut, masyarakat kembali di ingatkan dengan kejadian serupa yang terjadi pada awal Agustus 2011 tepatnya (7/8/2011) lalu. Saat itu, masyarakat Blora juga digemparkan dengan penemuan sesosok mayat wanita dengan ciri rambut kemerahan yang ditemukan oleh warga dalam kondisi hangus terbakar di petak 62-C, Resor Polisi Hutan (RPH) Kalonan, KPH Blora, masuk wilayah Desa Tinapan, Kecamatan Todanan, Blora.

Kapolres Blora, AKBP Saptono, S.I.K, M.H, kepada Sekat.co, mengungkapkan, dari serangkaian kejadian pembunuhan sadis tersebut, setelah dilakukan penyelidikan, ternyata pelakunya adalah orang yang sama.

“Masih ingat kejadian pembunuhan di tahun 2011 lalu? tanya Kapolres. Setelah dilakukan penyelidikan dan pengembangan, ternyata pelakunya sama,” ungkap Kapolres yang diketahui ikut turun langsung dilapangan dalam upaya pengungkapan kasus pembunuhan tersebut.

AKBP Saptono, kembali mengatakan, pihaknya tak mau gegabah dan menyimpulkan terkait dua kejadian pembunuhan sadis dengan modus serupa yakni dengan cara korbannya dibakar.

Namun, kata dia, setelah dilakukan penyelidikan dan pengembangan atas kasus tersebut, lalu kemudian berdasakan bukti dan fakta di lapangan terkait dua serangkaian kejadian pembunuhan itu, mengerucutlah pada satu nama pelaku.

“Setelah melakukan penyelidikan dan pengembangan, faktanya mengerucut di satu nama dan pelakunya pun sama,” ujar Kapolres.

Lanjut kata dia, tak menunggu waktu lama, pelaku berinisial K (30) warga Kunduran Blora, yang bekerja sebagai karyawan di sebuah hotel di Semarang, berhasil diamankan oleh anggota Sat Reskrim Polres Blora, di sebuah rumah kos yang ditinggali pelaku di Semarang, pada Senin (6/8/2018) kemarin.

“Setelah diamankan kemarin, dihadapan petugas pelaku mengakui semua perbuatannya yang telah membunuh kedua korbannya dengan cara di bakar,” ungkap Saptono.

Lebih jauh Saptono menjelaskan, motif pelaku K yang diketahui secara sadis menghabisi nyawa kedua korbannya dengan cara dibakar hidup-hidup ini bermula lantaran keinginan K yang ingin menguasai harta kedua korbannya.

“Pada pembunuhan dengan cara dibakar yang terjadi di wilayah Todanan 2011 lalu, pelaku K ini ingin menguasai harta korban berupa mobil,” kata Saptono.

Sedangkan untuk kejadian temuan mayat terbakar di Kunduran pada (1/8/2018) kemarin, kata dia, motif pelaku K tega menghabisi nyawa korbannya juga sama yakni, ingin menguasai harta perhiasan emas milik korban yang belakangan diketahui bernama Ferin Diah Anjani (21) warga RT04/RW 16 Desa Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Semarang.

“Saat ini pelaku sudah kita amankan di sel tahanan Mapolres Blora, dan kita masih terus akan  kembangkan kasus ini,” pungkasnya. (A7)