Home Breaking News Kepergok Berduaan Didalam Kamar Mandi, Dua Oknum Pegawai RS PKU Cepu Dipecat

Kepergok Berduaan Didalam Kamar Mandi, Dua Oknum Pegawai RS PKU Cepu Dipecat

3233
0
SHARE

SEKAT.CO, Blora – Kembali, masyarakat Blora dihebohkan dengan ulah dua orang oknum pegawai Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Cepu, yang diduga telah melakukan perselingkuhan di dalam kamar mandi RS setempat saat siang hari. Atas dugaan perbuatan kedua oknum tersebut, pihak manajemen langsung melayakan Surat Keputusan (SK) Pemecatan kepada kedua orang oknum pegawainya itu.

Informasi yang berhasil dihimpun Sekat.co, kedua orang oknum tersebut masing-masing berinisial JS dan IS merupakan karyawan yang bertugas sebagai perawat di RS PKU Cepu. Hubungan asmara antar keduanya, disinyalir sudah berlangsung cukup lama. Bahkan, pihak RS belakangan diketahui pernah melakukan pembinaan kepada yang bersangkutan.

Puncaknya, pada pekan lalu saat keduanya kepergok oleh Sriyono yang tak lain petugas security RS setempat. Sriyono, diketahui telah memergoki kedua pasangan tak resmi ini, sedang asyik berduaan di dalam salah satu kamar mandi RS PKU Muhammadiyah Cepu.

Suprapto, Kabid Keperawatan RS PKU Muhammadiyah Cepu, saat dikonfirmasi membenarkan adanya pemecatan kedua oknum pegawai tersebut lantaran kepergok berduaan didalam kamar mandi RS. “Benar, SK pemecatannya per tanggal 1 Agustus kemarin,” katanya Selasa (7/8).

Suprapto kembali menambahkan, namun dirinya mengaku tidak mendapat tembusan terkait dengan kabar pemecatan itu. “Saya tidak tahu persis kejadiannya detailnya. Tiba-tiba saya mendapat kabar seperti itu,” terangnya.

Lanjut kata dia, oknum perawat IS sempat berpamitan kepada dirinya karena telah mendapat SK pemecatan tersebut. “Mungkin ini pelajaran dari Allah buat saya, agar saya kedepan bisa berbuat lebih baik lagi,” ujar Suprapto menirukan perkataan oknum IS.

Lebih lanjut dia menyatakan, sudah beberapa kali pihaknya memperingatkan dan memberikan pembinaan kepada kedua oknum itu. Sempat juga pihak RS membuatkan surat pernyataan bahwa yang bersangkutan tidak memiliki hubungan apapun dan hanya rekan kerja. Dan kedua oknum tersebut juga pernah menyatakan kesiapannya diberi sangsi apabila ada sesuatu antara kedua belah pihak.

“Sebenarnya yang lebih paham persoalan ini adalah Humas atau langsung ke Direktur,” kata dia.

Saat wartawan menemui Bagian Humas, wartawan langsung diarahkan ke Manager Bidang Dakwah dan Pencitraan (Bindatra) RS PKU Muhammadiyah Cepu, sebagai atasan humas. “Kami tidak berwenang menjawabnya,” ujar Erlina Humas RS tersebut.

Sementara, Rohmah, Manager Bindatra RS PKU Muhammadiyah Cepu, justru terkesan menutup-nutupi persoalan tersebut. “Mohon maaf saya tidak tahu,” ujarnya.

Beberapa kali dirinya menegaskan bahwa tidak tahu menahu persoalan pemecatan dua orang oknum karyawan tersebut. “Itu informasi tertutup bagai kami. Itu privasi Rumah sakit,” pungkasnya. (S8)