Home Daerah 9 Jamaah Haji Grobogan Gagal Berangkat ke Tanah Suci

9 Jamaah Haji Grobogan Gagal Berangkat ke Tanah Suci

194
0
SHARE

SEKAT.CO, Grobogan – Rombongan jamaah haji Grobogan yang tergabung dalam kloter 74 dan 75 diberangkatkan menuju asrama haji Donohudan, Selasa (7/8/2018). Namun, keberangkatan kedua kloter ini waktunya berlainan.

Untuk jamaah haji kloter 74 yang diberangkatkan pagi dan kloter 75 menyusul berangkat menjelang asar. Sehari sebelumnya, rombongan jamaah haji kloter 73 lebih dulu berangkat menuju Donohudan. Pelepasan jamaah haji ketiga kloter dilakukan langsung Bupati Grobogan Sri Sumarni didampingi sejumlah pejabat terkait dan perwakilan FKPD.

Plt Kepala Kemenag Grobogan Ali Ichwan menyatakan, sesuai data awal, jumlah keseluruhan jamaah haji Grobogan ada 902 orang. Namun, dari jumlah itu, ada sembilan orang yang gagal berangkat ke tanah suci. Dengan demikian, jumlah jamaah haji tinggal 893 orang.

Dijelaskan, dari sembilan jemaah yang gagal tersebut, lima diantaranya meninggal dunia. Kemudian, empat lainnya ditunda keberangkatannya pada tahun depan karena sakit. Untuk jemaah yang meninggal posisinya nantinya bisa digantikan anak atau muhrimnya.

Menurutnya, dari 893 jemaah haji Grobogan, 75 persennya sudah berusia lanjut dan rentan terhadap serangan penyakit. Dari hasil pemeriksaan Dinas Kesehatan Grobogan beberapa waktu lalu, mereka didetaksi menderita sakit diabetes, hipertensi, kolestrol tinggi, jantung dan paru-paru.

Terkait kondisi itu, Bupati Grobogan Sri Sumarni selalu berpesan pada para petugas yang mendampingi jamaah haji diminta untuk mengemban tugas dengan amanah. Yakni, memberikan pelayanan maksimal pada jamaah selama berada di tanah suci. Terlebih, dalam rombongan kali ini banyak terdapat jamaah haji berusia lanjut.

“Tugas pendamping ini sangat berat. Untuk itu, saya minta agar para petugas ini bisa bersikap sabar dan amanah selama menjalankan tugas. Terutama sekali dalam melayani jamaah yang sudah sepuh (tua),” katanya, saat melepas keberangkatan jamaah haji. (D10).