Home Breaking News Heboh! Siswi SMA di Rembang, Lahirkan Bayi di Toilet Sekolah

Heboh! Siswi SMA di Rembang, Lahirkan Bayi di Toilet Sekolah

396
0
SHARE

SEKAT.CO, Rembang – Dunia pendidikan di Rembang tercoreng. Pasalnya, Sabtu (18/8/2018) siang, siswi di salah satu SMA di Sulang melahirkan bayi laki-laki di kamar mandi toilet sekolah. Tak ayal dengan kabar itu, seluruh siswa dan warga setempat dihebohkan dengan kabar tersebut.

Dari informasi yang dihimpun, siswi yang melahirkan anak tersebut yakni SNK. Di mana murid tersebut masih berstatus seorang pelajar Kelas XI (Sebelas).

Kasatreskrim Polres Rembang AKP Kurniawan Daeli melalui KBO Iptu Edi Sismanto mengungkapkan dari hasil penyelidikan dan keterangan para saksi, semula SNK sekira pkl 09.00 WIB, mengeluh sakit perut bahwa maagnya kumat dan minta diantar ke ruang UKS.

Setelah itu, kedua rekannya yakni HH dan WW mengantar SNK ke UKS. Kemudian, SNK minta dicarikan obat magh.

“HH kemudian mencari di kotak obat. Lalu SNK dikasih 1 butir obat magh dan diminum ,” tandasnya.

Setelah itu, HH dan WW kembali ke ruang kelas. Sedangkan SNK istirahat di ruang UKS. Tak lama kemudian SNK menyusul kembali ke ruang kelas.

“Selang 10 menit kemudian SNK kembali ke ruang UKS dengan alasan perutnya masih sakit dan diantar oleh kedua rekannya yang lain yakni NH dan WN,” ungkap dia.

Setelah sampai di ruang UKS, SNK langsung istirahat berbaring ditempat tidur. Namun untuk NH dan WN disuruh keluar.

“Saat itu, NH dan WN sebelum sampai kelas dan masih di ruang lobi, tiba ada SNK menyalip perjalanan. Nah saat itu kedua rekannya melaihat rok SNK ada kayak semacam cairan,” katanya.

Setelah ditanya oleh kedua rekannya, SNK mengaku jika cairan itu ialah darah datang bulan. Kemudian SNK masuk toilet kamar mandi dengan diantar NH dan WN. Namun SNK minta dibelikan pembalut.

“Selanjutnya SNK minta gunting dan kantong plastik warna hitam dan dimintakan kepada salah satu gurunya,” ujar dia menirukan keterangan saksi.

Kemudian NH memberi tahu teman sekelasnya. Di sisi lain, salah satu rekan SNK yakni HH sempat mengintip dari kamar mandi sebelah. Saat itu kondisi SNK dilihat jongkok di lantai kamar mandi sedang membersihkan darah.

“Saat mengetahui gelagat SNK, lalu rekannya melaporkan kepada salah satu guru perempunnya sembari menuju kamar mandi dan mengetuk pintu kamar mandi agar dibuka,” paparnya.

Tak selang beberapa lama, SNK diantarkan ke Puskesmas Sulang. Akan tetapi dalam perjalanan SNK selalu membawa tas warna hijau abu-abu.

“Pada saat salah satu gurunya meminta tas tersebut, SNK menolak memberikan. Sesampai di Puskesmas Sulang SNK kemudian mendapat perawatan oleh tim medis,” tuturnya.

Masih merasa curiga, kemudian guru yang mendampingi SNK tersebut mengecek isi tas.

“Setelah dicek, ternyata isi tas tersebut adalah seorang bayi jenis kelamin laki-laki yang dibungkus dengan plastik warna hitam dengan kondisi bayi sudah Meninggal dunia. Kemudian bayi yang sudah meninggal tersebut diserahkan kepada tim medis Puskesmas Sulang,” ungkapnya.

Kemudian SNK dan bayinya tersebut dibawa ke RSUD dr. R. Soetrasno untuk penanganan lebih lanjut dari tim medis.

“Dalam proses penyidikan guna mengetahui penyebab kematian maka dilakukan pemeriksaan otopsi oleh tim Labforensik Polda Jateng yang dipimpin oleh AKBP dr. Ratna Relawati, Sp, di kamar mayat RSUD dr. Soetrasno Rembang hingga Sabtu malam pukul 22.30 WIB,” katanya.

Dia melanjutkan, dari hasil penyidikan tersebut ada tubuh bayi berjenis laki-laki itu, terdapat luka bekas penganiayaan.

Kemudian saat disinggung mengenai kematian bayi tersebut, ia mengutarakan bahwa hingga saat ini masih dalam pendalaman.

“Pihak kepolisian masih mendalami. Dan dugaan sementara, bayi tersebut meninggal lantaran dianiaya,” tukasnya.

Dari hasil olah TKP dan lainnya, polisi berhasil mengamankan beberala alat bukti. Diantaranya yakni 1 (satu) buah gunting, Beberapa buah Pembalut, 1 (satu) buah tas warna hijau abu-abu dan 1 (satu) buah plastik kresek warna hitam. Hingga berita ini ditayangkan, pihak sekolah maupun yang bersangkutan belum bisa dikonfirmasi. (E9).