Home Breaking News Perkara Korupsi BLBI, MAKI Desak KPK Segera Tetapkan Tersangka Baru

Perkara Korupsi BLBI, MAKI Desak KPK Segera Tetapkan Tersangka Baru

143
0
SHARE

SEKAT.CO, Jakarta – Sidang praperadilan ke-2 Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) melawan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus dugaan korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (2/10).

Gugatan yang didaftarkan ke PN Jakarta Selatan pada, Jumat (14/9) lalu, oleh MAKI lantaran KPK dianggap sampai dengan saat ini belum juga menetapkan status tersangka baru atas Sjamsul Nursalim. Sehingga MAKI menganggap lembaga anti rasuah tersebut telah menghentikan kasus BLBI.

“Materinya adalah hingga saat ini KPK belum juga menetapkan status tersangka atas pemegang saham Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) Sjamsul Nursalim,” ungkap koordinator MAKI Boyamin Saiman dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/10/2018).

Boyamin Saiman kembali menambahkan, namun nyatanya sampai dengan saat ini KPK belum juga melakukan upaya hukum yang memadai atas mangkirnya Sjamsul Nursalim baik dalam tahap penyelidikan, penyidikan dan penuntutan.

“Upaya hukum yang seharusnya dilakukan KPK adalah melakukan cekal, memasukan dalam DPO (Daftar Pencarian Orang) dan Red Notice Interpol terhadap Sjamsul Nursalim dan Itjih S. Nursalim,” katanya.

Sidang yang beragendakan Jawaban Termohon Praperadilan dengan Nomor 104/Pid.Pra/2018/PN.Jkt.Sel, KPK menjawab telah melakukan tahapan Penyelidikan untuk orang lain selain Syafrudin Temenggung.

“Poin utama jawaban KPK dalam sidang tadi di halaman 8 poin 8, intinya KPK mengakui telah melakukan Penyelidikan untuk orang lain selain Syafrudin Temenggung dan apabila nantinya sudah ada minimal 2 alat bukti maka akan ditingkatkan ke Penyidikan dan ini kabar bagus sekali,” jelasnya.

Meski begitu, Boyamin mengaku masih merasakan sedikit kecewa lantaran pihak KPK dalam persidangan enggan menyebutkan secara tegas dan jelas nama-nama orang tersebut, dalam hal ini termasuk Sjamsul Nursalim.

“Mungkin KPK masih malu-malu, meski begitu tetap saya apresiasi KPK yang satu langkah lebih maju. Kita tunggu sidang berikutnya pada, Rabu (3/10) pagi, dimana KPK besok akan membuktikan Surat Perintah Penyelidikan baru atas perkara dugaan korupsi BLBI. Bisa diartikan akan ada nama tersangka baru,” pungkasnya. (A7)