Home Breaking News Foto Tak Senonoh Beredar Luas, 5 Siswa SMP Negeri 3 Cepu Mengundurkan...

Foto Tak Senonoh Beredar Luas, 5 Siswa SMP Negeri 3 Cepu Mengundurkan Diri

2346
0
SHARE

SEKAT.CO, Blora – Sebanyak lima orang siswa SMP Negeri 3 Cepu, mendadak menggemparkan masyarakat lantaran terlibat melakukan adegan tak senonoh.

Bukan tanpa sebab, belakangan diketahui foto perbuatan tak sepantasnya yang sudah mereka lakukan itu, telah beredar luas di kalangan siswa, bahkan hingga viral menyebar di masyarakat.

Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Cepu, Hermawan, menjelaskan, kejadian tersebut bermula dari empat orang siswanya yang melakukan adegan ciuman kemudian di abadikan menggunakan kamera Handphone (HP) milik mereka.

Tanpa mereka sadari, foto perbuatan yang tidak terpuji itu kemudian mendadak menyebar luas di group WhatsApp.

Lanjut kata dia, begitu mengetahui akan kejadian tersebut, pihak sekolah kemudian memanggil empat orang siswa yang bersangkutan untuk dimintai keterangan.

“Tepatnya kejadian hari minggu, saat itu tengah berlangsung olah raga bersama. Mereka melakukannya tidak di sekolah, tetapi di rumah pohon yang berada di Kelurahan Karangboyo,” katanya.

Lebih jauh Hermawan menuturkan, tersebarnya foto perbuatan tak senonoh itu bermula ketika HP yang tengah mereka gunakan dipinjam oleh salah satu teman mereka.

“Sehingga foto itu menyebar,” ujarnya.

Hermawan kembali menambahkan, karena dinilai siswa tersebut sudah melakukan pelanggaran berat, terpaksa pihak sekolah mengambil tindakan dengan cara memanggil orang tua wali siswa.

Pemanggilan tersebut tidak hanya berlaku bagi orang tua wali dari empat orang anak. Namun, pihak sekolah juga memanggil orang tua wali dari anak yang diketahui telah menyebarkan foto tersebut.

“Mereka kami ajak komunikasi dan kami menjelaskan atas peristiwa yang terjadi,” ungkap Hermawan saat ditemui di ruangannya.

Setelah diberikan penjelasan akhirnya orang tua menerima dan mengambil langkah dengan cara anaknya diundurkan diri dari sekolah.”Jadi ini permintaan orang tua wali, bukan kami yang mengeluarkan,” tandasnya.

Lebih lanjut, saat ini pihak sekolah juga masih terus melakukan monitoring sampai siswa yang mengundurkan diri tersebut mendapat sekolah baru.

“Tidak semata-mata kami biarkan begitu saja,” bebernya.

Lebih jauh Hermawan menambahkan, untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali, pihak sekolah kedepan akan melakukan kerja sama dengan pihak-pihak yang membidangi, untuk memberikan penjelasan dan pengertian kepada para siswa terkait dengan pengetahuan seks dan segala bentuk resikonya. (S8)