Home Breaking News Belum Diresmikan, Jembatan Bulakan Kembali Rusak

Belum Diresmikan, Jembatan Bulakan Kembali Rusak

920
0
SHARE
Panijo (36) sedang menunjukkan bagian yang rusak

SEKAT.CO, Blora – Jembatan penghubung Dukuh Bulakan, Desa Pilang, Kecamatan Randublatung, yang baru saja selesai dikerjakan belum lama ini kembali rusak.

Kondisi rusaknya bangunan jembatan penguhubung antar desa yang menelan anggaran lebih kurang Rp 700 juta tersebut, sontak mengundang keprihatinan banyak pihak. Tak sedikit dari mereka yang tanpa segan – segan mengungkapkan rasa kekecewaannya.

Seperti yang diungkapkan Panijo (30). Panijo yang juga salah satu tokoh pemuda Desa Pilang itu menduga, buruknya kualitas bangunan jembatan menjadi salah satu faktor utama penyebab rusaknya jembatan penghubung tersebut.

“kalau kualitasnya begini (sambil menunjukkan bagian yang rusak, red) sebenarnya pembangunan ini untuk siapa, apa ini nggak membahayakan warga sebagai pengguna, apa ini sudah memenuhi standar spesifikasi,” ungkap Panijo, Minggu (30/12).

“Kepada kontraktor proyek, segeralah diperbaiki, jangan lepas tangan dan perhatikan kualitas speknya,” imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Blora Selatan, Sugiarto.

Sugiarto juga mengungkapkan, salah satu faktor utama penyebab rusaknya bangunan jembatan tersebut diduga dari buruknya kwalitas bahan material bangunan yang digunakan.

Sugiarto juga menyayangkan, dalam proses tahapan pengerjaan jembatan itu, pihak kontraktor pelaksana proyek selama ini seperti bersikap tidak terbuka kepada para masyarakat desa.

“Yang perlu diperhatikan sekali lagi adalah transparansi, agar semua pihak terang. Bahwa ini infrastruktur untuk masyarakat dan digunakan untuk kemakmuran rakyat,” tegas Sugiarto.

Dari kejadian kasus ini, ia berharap masyarakat ikut mengawal dan mengawasi proyek pembangunan untuk lingkungan desa agar ke depan tidak ada kasus serupa.(B/S*)