Home Breaking News Kejati Jateng Tahan Staf Ahli Bupati Blora

Kejati Jateng Tahan Staf Ahli Bupati Blora

812
0
SHARE

SEKAT.CO, Blora – Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah (Kejati Jateng), melakukan penahanan terhadap tersangka Kasus Korupsi program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) pada Dinas Peternakan dan Perikanan (Dinakikan) Kabupaten Blora.

Penahanan itu berdasarkan Surat Perintah Penahanan Print-1607/M.3.5/Fd.1/10/2019, tanggal 15 Oktober 2019. Menahan Dr.Ir. Wahyu Agustini,SE,M.Si, staf ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Blora.

Tersangka ditahan sekira pukul 16.20 WIB. Dibawa langsung oleh petugas dari Kantor Kejati Jateng untuk dibawa ke Rutan Pemasyarakatan kelas II Wanita Semarang selama 20 (duapuluh) hari. Terhitung mulai tanggal (15/10) sampai (3/11).

Tersangka dijerat dengan pasal 2, 3 dan 5 atau pasal 11 dan 12 Undang Undang tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman 20 Tahun.

Menurut Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng, Ketut Sumedana, sebelum ditahan, Wahyu Agustini diperiksa selama 5 jam dengan 30 pertanyaan dari penyidik Kejati Jateng.

“Setelah dilakukan pemeriksaan Tim Dokter, tersangka dinyatakan sehat kemudian ditindak lanjuti dengan penahanan,” jelasnya.

Saat ini, kata dia, juga dilakukan pengembang penyidikan dengan menetapkan tersangka lain yaitu Drs. K MM selaku ketua Pokja / sekretaris Dinas Peternakan dan perikanan Kabupaten Blora dengan Sprindik Nomor : Print 1584 / M.3/Fd.1/10/2019 tanggal 14 oktober 2019.

Berdasarkan pantaun di lokasi, WA Mantan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Blora terlihat terisak isak usai melakukan serangkain pemeriksaan hari ini. Ia dampingi oleh suami, dan penasehat hukumnya keluar menuju mobil tahanan yang telah menunggunya di depan lobi.

Saat didekati oleh awak media, sang suami bergegas menutupi wajah WA menggunakan selembar kain. “Sabar sabar sabar” hanya itu kata yang terucap dari suami WA.

Perlu diketahui Upsus Siwab adalah salah satu program yang dicanangkan Kementerian Pertanian untuk mengakselerasi percepatan target pemenuhan populasi sapi potong dalam negeri.

Tersangka diduga memotong dana inseminasi buatan (IB) dalam program Upsus Siwab saat menjabat sebagai Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora. Dari total Rp 2 miliar dana Upsus Siwab yang dikucurkan kementerian, senilai Rp 685 juta di antaranya dikumpulkan untuk keperluan lain di luar program tersebut.

Sebelumnya, sebanyak 74 pegawai di lingkungan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora dipanggil Kejati Jateng sebagai saksi. (A-7)