Home Breaking News Diduga Terlibat Korupsi, Mantan Sekdin Peternakan Ditahan Kejati Jateng 

Diduga Terlibat Korupsi, Mantan Sekdin Peternakan Ditahan Kejati Jateng 

955
0
SHARE

SEKAT.CO, Semarang – Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah kembali menahan mantan Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora, Drs. Karsimin, atas kasus dugaan korupsi program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) tahun 2017.

Karsimin yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blora itu terlihat sudah mengenakan rompi orange dan bergegas keluar menuju ke mobil tahanan yang sudah menunggu di loby depan kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah.

Asisten Pidana Khusus Kejati Jateng, I Ketut Sumedana, membenarkan, perihal penahanan Karsimin atas dugaan korupsi penyelewengan anggaran program Upsus Siwab. Menurut dia, sebelum dilakukan penahanan Karsimin sudah terlebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka pada Senin, (14/10/2018) lalu.

“Benar, setelah sebelumnya mantan Kadinas yang telah kita tahan. Hari ini kita lakukan penahanan selama 20 hari kedepan terhadap K yang tak lain mantan Sekretaris Dinas Peternakan Blora. Untuk penahanan atas tersangka sendiri dititipkan di rutan Kelas I Kedungpane” kata I Ketut Sumedana, Kamis, (31/10).

Ketut menambahkan, Karsimin sendiri dalam perkara tersebut ikut berperan mengumpulkan dan berinisiatif memotong bersama-sama dengan Kepala Dinas.

“Permasalahannya dia (tersangka, red) juga ikut serta dalam hal mengumpulkan uang, berinisiatif melakukan pemotongan bersama Kepala Dinas dan membagikan serta menggunakan uang tersebut diluar kegiatan Upsus Siwab,” ujarnya.

Dari perkembangan kasus tersebut, Pidsus Kejati Jateng telah menetapkan dan melakukan penahanan atas dua orang tersangka yakni mantan Kepala Dinas dan mantan Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora.

“Rencananya kita akan P21 pada hari Senin, (4/11) besok, mudah-mudahan dalam minggu depan juga kita lakukan tahap dua. Kalau sudah tahap dua biasanya satu minggu kemudian kita lakukan pelimpahan di pengadilan. Dakwaannya juga sudah siap semua kok,” bebernya.

Lanjut kata dia, Karsimin sendiri bakal dijerat dengan Pasal 2, 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman hukuman 20 tahun.

Untuk diketahui, Upsus Siwab adalah salah satu program yang dicanangkan Kementerian Pertanian untuk mengakselerasi percepatan target pemenuhan populasi sapi potong dalam negeri.

Kedua tersangka diduga bersama-sama memotong dana program Inseminasi Buatan (IB), program Identifikasi serta Program Pemeriksaan Kebuntingan dalam pelaksanaan program upsus siwab tahun 2017.(A-7).